Begini Keterangan Lengkap Pihak Kepolisian soal Tenggelamnya Wahyu di Kolong Desa Perlang

Dari keterangan istrinya bahwa korban tidak ada riwayat penyakit yang parah, dan berdasarkan keterangan ayuk iparnya bahwa korban

Begini Keterangan Lengkap Pihak Kepolisian soal Tenggelamnya Wahyu di Kolong Desa Perlang
ist
jenazah Wahyu Prio Utomo (34) warga Jalan RE Martadinata, Kampung Opas Kota Pangkalpinang saat dilakukan identifikasi oleh polres Bateng 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Polres Bangka Tengah melakukan proses identifikasi seperti olah TKP, dan mengambil keterangan saksi Kejadian tenggelamnya Wahyu Prio Utomo (34) warga Jalan RE Martadinata, Kampung Opas Kota Pangkalpinang, Selasa (19/6/2018)

Atas kejadian warga tenggelam di kolong exs Kobatin Kayu Ara 5 Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar, pihak Polsek Lubuk Besar telah menyimpulkan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Perlang bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan dan kejadian ini murni korban tenggelam karena kehabisan oksigen.

Kapolsek Lubuk Besar Ipda Samsul Bayumi mewakili Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison menjelaskan dari awal kronologis kejadian tenggelamnya Wahyu pada pukul 09.45 wib pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada warga tenggelam di daerah kolong exs Kobatin.

"Pada hari ini Selasa 08.30 wib pagi tadi korban, istrinya beserta anaknya dan ayuk Ipar pergi mandi ke kolong eks Kobatin di daerah Kayu Ara 5 Desa Perlang kemudian mereka mandi sedangkan korban langsung berenang ketengah kolong sambil menyelam tidak lama kemudian korban timbul lalu langsung tenggelam lagi,"jelas Kapolsek kepada wartawan, Selasa (19/6/2018)

Melihat itu sambung Kapolsek, keluarga korban langsung meminta bantuan kepada warga sekitarnya untuk melakukan pencarian dengan menyelam didalam kolong.

"Lalu pada pukul 09.41 wib korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi, kemudian jenazah dibawah ke rumah duka di Desa Perlang,"ujarnya

Bayumi menambahkan menurut keterang pihak keluarga bahwa mereka datang dari Pangkalpinang ke desa Perlang bertujuan untuk bersilahturahmi lebaran, merayakan bersama momen berlebaran tahun ini.

"Dari keterangan istrinya bahwa korban tidak ada riwayat penyakit yang parah, dan berdasarkan keterangan ayuk iparnya bahwa korban tenggelam saat berenang mengalami kram pada kaki,"jelasnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help