Budidaya Madu Trigona Bisa Dongkrak Ekonomi

Madu kelulut namenye, sekali dirasa madunya ada manis dan asamnya, setelah ditunjukan ternyata, madunya sama dengan madu

Budidaya Madu Trigona Bisa Dongkrak Ekonomi
Posbelitung/suharli
sarang lebah Madu Trigona (19/6/2018) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

 BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Sukses dengan budidaya madu Trigona, Hendri pemilik Bilitone bee farm, mengajak masyarakat untuk budidaya, selain nilai ekonomisnya tinggi, madu ini diharapkan bisa menjadi solusi paska timah di Pulau Belitung akan datang.

Berawal dari mencoba madu yang paling bagus saat berlibur ke Malaysia,

"Madu kelulut namenye, sekali dirasa madunya ada manis dan asamnya, setelah ditunjukan ternyata, madunya sama dengan madu di Belitung, yang dikenal masyarakat Belitung dengan madu teran," ujar Hendri kepada Posbelitung, (19/6/2018).

Sepulang dari Malaysia, Hendri mencoba awalnya gagal, setelah tiga bulan mencoba baru bisa berhasil, "karena ilmunya saat itu terbatas, saya baca buku elektronik, lihat dari you tube segala macam, akhirnya sampai saat ini," kata Hendri.

Sampai saat ini Hendri sudah memiliki 3000 kotak madu dan terus menambahnya, menurut Hendri dari satu kotak sarang madu perbulannua bisa menghasilkan RP 100 ribu.

Hendri pun tak segan-segan untuk berbagi ilmu bagi masyarakat Belitung yang ingin mengembangkan budidaya madu trigona ini.

 "ini juga bisa untuk gantiken kalau timah sudah tidak ada lagi di Beltim ini, otomatis penggangguran akan semakin banyak, dengan adanya ini bisa jadi solusi kedepannya," ucap Hendri.

Selain madu, lebah Trigona ininjuga menghasilkan propolis dan Bee Pollen yang harganya lebih tinggi dari madunya,

Untuk pemasaran Hendri mengaku, sudah ada penawaran, dan saat ini, ada pembeli dari Jepang yang sudah tiga kali mengambil sampel. (*)

Penulis: Suharli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved