Kisah Sebuah Helm Selamatkan Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Sebuah musibah baru saja mengejutkan masyarakat. Musibah itu terjadi di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

Kisah Sebuah Helm Selamatkan Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba
Istimewa

Saat angin kencang menghempas, kapal oleng ke sebalah kanan.

Ombak yang cukup tinggi menggoyangkan kapal sampai terbalik.

Baca: Bertandang ke Rumah Nenek, Raffi Ahmad Tiba-tiba Minta Warisan Rumah Harganya 100 Miliar

Juwita mencoba menyelamatkan diri dengan memeluk helm untuk dapat mengapung.

"Ngeri loh, ngeri. Aku sebenarnya sudah pasrah. Saya selamat karena kupegang helm. Aku pun udah gak mau lagi selamat. Udah pasrah mau mati saja,"ujarnya.

Juwita juga mengungkapkan seluruh penumpang berhamburan menceburkan diri ke danau. Bahkan, sambil menangis Juwita menceritakan melihat gelimpangan mayat terombang-ambing.

"Ketika saya terombang-ambing ada kapal feri yang datang. Mereka memberikan tali untuk saya. Makanya aku selamat,"ujarnya.

Baca: Terungkap Waktu Baim Wong akan Melamar Paula Verhoeven hingga Rahasia Sang Kekasih Bocor

Juwita juga menjelaskan ada 18 keluarganya yang masih belum ditemukan. Kapal terbalik setelah 22 menit lepas dari dermaga.

"Kami melaju sekitar 22 menit sudah.

Anakku, sama suamiku masih di sana. Mereka gak bisa berenang," katanya.

Untuk diketahui, kapal tersebut mengangkut sekitar 80 penumpang dari Pelabuhan Simanindo menuju Tigaras dan terbalik setelah 22 menit berlayar.

Baca: Dapurnya Kena Buly, Mulan Jameela Pamer Rumah 3 Lantai dan Kolam renang Mewah

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved