Kisah Sebuah Helm Selamatkan Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Sebuah musibah baru saja mengejutkan masyarakat. Musibah itu terjadi di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

Kisah Sebuah Helm Selamatkan Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba
Istimewa

Kepala Basarnas Wilayah Danau Toba, Torang Hutahean mengungkapkan sudah mengkerahkan dua kapal untuk menyelamatkan korban yang masih hilang.

Ia belum mau memastikan berapa jumlah di dalam kapal tersebut.

"Kita belum bisa pastikan berapa jumlah korban. Yang pastinya korban dari Simanindo menuju Tigaras," ujarnya.

Torang menjelaskan ada empat korban yang dievakuasi ke Pelabuhan Tigaras dan 15 yang dievakuasi ke Simanindo.

Korban yang dievakuasi ke Tigaras dibawa ke Puskesmas Sipintu Angin. Satu dari empat korban telah meninggal dunia. Namun, korban meninggal dunia seorang perempuan belum terdata nama dan asalnya.

Pantauan tribun-medan.com, angin tertiup sangat kencang di perairan Danau Toba Tigaras. Hujan juga mengguyur sepanjang pencarian. Warga sekitar dan keluarga korban masih menunggu kabar penemuan terbaru dari Basarnas.

Basarnas juga sudah menyediakan papan pengumuman untuk nama-nama korban yang ditemukan. Ratusan masyarakat pun memadati papan pengumuman sekaligus mengambil gambar.

Pihak Basarnas juga meminta kepada warga atau keluarga untuk memberikan data keluarga yang hilang. Namun, warga yang datang bingung untuk menemukan pos pengaduan.

"Kemananya kami ini, bang. Kami ke sana, katanya ke sana. Kami mau nanya keluarga kami yang hilang," ujarnya.

Bahkan, sempat terjadi cekcok antara warga dengan pihak Basarnas. Karena, warga mengharapkan Basarnas bekerja cepat.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help