Dikenal Dukun Pijat Laris, Nenek 70 Tahun Simpan Plastik Berisi Puluhan Tulang Bayi Manusia

Seorang nenek berusia 70 tahun diamankan polisi lantaran dirumahnya ditemukan puluhan kantong plastik berisi tulang bayi manusia.

Dikenal Dukun Pijat Laris, Nenek 70 Tahun Simpan Plastik Berisi Puluhan Tulang Bayi Manusia
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Tersangka dukun pijit Yamini, dan proses penggalian kuburan orok dibelakang rumah tersangka oleh tim forensik dokkes Polda Jawa Tengah di Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Selasa (19/6) kemarin. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Gede Yoga Sanjaya, mengatakan, petugas kepolisian berhasil mengamankan 20 kantong plastik yang diduga berisi delapan janin bayi hasil aborsi.

Namun dari pengakuan tersangka, terdapat lokasi lain yang digunakan untuk menguburkan jasad bayi hasil aborsi, sehingga bisa jadi ada korban dan pelaku lain.

"Untuk memastikan itu kami bawa barang bukti tersebut ke Forensik Dokpol Dikkes Polda Jawa Tengah untuk diperiksa berapa jumlah pasti dari janin tersebut," ujar Yoga melansir Tribun Jogja.

Petugas kepolisian hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan kepada ketiga tersangka yang terlibat dalam praktik jahat tersebut.

Satu tersangka, Nurul Hidayati saat ini masih dirawat di rumah sakit karena dalam kondisi lemah paska aborsi.

Sementara suami sirihnya ditahan di tahanan Mapolres Magelang.

Si dukun aborsi, Yamini diperiksa secara intensif oleh penyidik Reskrim Polres Magelang.

Baca: Waduh Karena Hal Ini, Kate Middleton Dijuluki Putri Pemalas Oleh Ratu Elizabeth II

Atas perbuatanya, untuk tersangka dukun pijat sendiri dijerat dengan Pasal 80 ayat 3 undang-undang perlindungan anak, sementara untuk ibu kandung yang melakukan aborsi akan dijerat dengan Pasal 80 ayat 4 undang-undang perlindungan anak.

Disisi lain, Warga Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang mengaku kaget setelah mendapatkan kabart jika Yamini (70) yang berprofesi sebagai dukun pijat bayi itu kerap membantu kelahiran malah terlibat kasus aborsi.

Khairudin, Ketua RT yang melingkupi lingkungan rumah mbah Yamini tak mengira kalau dukun pijat bayi tersebut juga melakukan praktik aborsi.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved