Tugas Asyraf Suryadin Sebagai Pjs Wali Kota Pangkalpinang Berakhir Besok

Se‎tidaknya bagi Asyraf, masa selama memimpin Pangkalpinang bisa ia jadikan untuk menambah pengalaman

Tugas Asyraf Suryadin Sebagai Pjs Wali Kota Pangkalpinang Berakhir Besok
Bangka Pos/Dedi Qurniawan
Pjs Wali Kota Pangkalpinang Asyraf Suryadin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA-‎ Masa tugas Asyraf Suryadin sebagai Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Pangkalpinang berakhir pada 23 Juni 2018 besok.

Asyraf sendiri sudah menyampaikan hal ini dalam beberapa kesempatan, seperti saat menerima audiensi AMAK Babel yang berdemonstrasi di Kantor Wali Kota, Kamis (21/6) kemarin.

Hal serupa juga telah ia sampaikan saat menghadiri rakor persiapan Pilkada Serentak 2018 di Bhay Park, samping Mapolda Babel, Rabu (20/6) malam lalu.

Dikonfirmasi ulang mengenai pesan dan kesannya selama menjabat, Asyraf mengatakan, ia akan meluangkan waktu untuk beramah-tamah dengan awak media di masa akhir tugasnya.

Para wartawan diundang untuk makan malam.
Rencananya ramah tamah akan digelar di Aroma Laut, Pasir Padi, Pangkalpinang, Sabtu (23/6/2018) besok malam.

"Insha Allah, malam minggu, humas akan mengundang rekan-rekan wartawan, sambil makan malam bersama," ucap Asyaf saat dihubungi Bangka Pos, Jumat (22/6/2018).

Sebelumnya, Asyraf mengatakan, ia telah bertugas sebagai Pjs Wali Kota Pangkalpinang sejak 15 Februari lalu.‎

"Saya ini sekaligus mau mohon pamitan juga. Karena tanggal 23 masa cuti Wakil Wali Kota itu berakhir. Sehingga beliau akan aktif kembali pada 24 Juni," kata Asyraf, Kamis (21/6) kemarin saat menerima audiensi AMAK Babel.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Babel itu mengucapkan mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam bertugas memimpin Pangkalpinang.

Se‎tidaknya bagi Asyraf, masa selama memimpin Pangkalpinang bisa ia jadikan untuk menambah pengalaman dan teman.

"Kalau awalnya hanya ketemu teman-teman di provinsi, pada kesempatan ini saya bertemu dengan teman-teman di kota Pangkalpinang. Kalau ada 1000 orang, berarti ada 1000 orang yang perlu saya amati," ucap dia. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved