Gawat China Lakukan Hal Ini, Bumi Akan Dibanjiri 111 Juta Ton Sampah Pada 2030 Mendatang

Keputusan China untuk berhenti menerima limbah plastik dari negara lain dapat menyebabkan bencana besar di kemudian hari.

Gawat China Lakukan Hal Ini, Bumi Akan Dibanjiri 111 Juta Ton Sampah Pada 2030 Mendatang
thecleverimages.com
Ilustrasi pemukiman sampah 

BANGKAPOS.COM - Keputusan China untuk berhenti menerima limbah plastik dari negara lain dapat menyebabkan bencana besar di kemudian hari.

Jika dibiarkan gelombang sampah siap untuk membanjiri planet ini, kata para ilmuwan memperingatkan.

Dilansir TribunTravel.com dari laman dailymail.co.uk, lebih dari 111 juta ton plastik akan membutuhkan rumah pada 2030 setelah larangan impor China pada limbah plastik di seluruh dunia.

Negara-negara kaya harus menemukan cara untuk memperlambat akumulasi sampah di planet ini, kata para peneliti.

Keputusan China untuk berhenti menerima sampah plastik menyebabkan bahan polusi (digambarkan di pantai laut Arab) menumpuk di seluruh dunia, para ilmuwan telah memperingatkan
Keputusan China untuk berhenti menerima sampah plastik menyebabkan bahan polusi (digambarkan di pantai laut Arab) menumpuk di seluruh dunia, para ilmuwan telah memperingatkan (dailymail.co.uk)

Plastik pertama kali diperkenalkan pada 1950-an dan sejak saat itu 8,3 miliar ton (9,1 miliar ton) telah diproduksi.

Banyak negara kaya seperti Inggris, Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman mengatakan mereka 'mendaur ulang' plastik mereka tetapi sebenarnya mereka mengekspornya ke China.

China telah mengambil lebih dari 105 juta ton (116 juta ton) materi sejak 1992, menurut penelitian yang dipimpin oleh Amy Brooks, seorang mahasiswa doktoral di bidang teknik di University of Georgia.

Ini adalah bobot yang setara dengan lebih dari 300 Empire State Buildings.

Namun, pada 31 Desember 2017, China meloloskan kebijakan 'Pedang Nasional' dan secara permanen melarang impor limbah plastik non-industri pada Januari 2018.

Baca: Postingan Raffi Ahmad Dikaitkan Netizen dengan Film Baru Ayu Ting Ting Hingga Disebut Anti Kritik!

Kebijakan baru ini memaksa negara-negara untuk memikirkan kembali bagaimana mereka menangani sampah plastik.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved