Kepala BKPSDM Masyarakat Jangan Percaya Hoax Pengangkatan CPNS

Sahirman Jumli memastikan informasi yang beredar terkait usulan CPNS di daerah dari tenaga honorer tidak benar.

Kepala BKPSDM Masyarakat Jangan Percaya Hoax Pengangkatan CPNS
Dok/Bapos
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sahirman Jumli. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sahirman Jumli memastikan informasi yang beredar terkait usulan CPNS di daerah dari tenaga honorer tidak benar.

Sahirman menyebutkan hingga saat ini, pihaknya belum menerima informasi resmi dari Kementerian Pendayaan Aparatur Negara terkait hal ini.

"Kita belum ada informasi resmi dari Kemenpan terkait usulan pengangkatan tenaga honorer, maupun soal penetapan formasi," kata Sahirman, Minggu (24/6/2018).

Sahirman tak menampik dirinya pernah mendengar secara lisan akan ada pengangkatan CPNS, namun lagi-lagi dirinya menegaskan belum ada informasi resmi akan hal itu.

"Informasi lisan memang pernah mendengarkan pengangkatan di Bulan Juli, tapi kita belum bisa memastikan hal ini karena belum ada informasi resmi. Masyarakat jangan tertipu harus selektif dengan informasi," pintanya.

Disinggung soal penetapan formasi, ia mengatakan pihaknya memang sudah mengajukan formasi untuk guru, tenaga kesehatan dan tenaga infrastruktur. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian jumlah formasi yang disetujui.

"Sampai saat ini belum ada, karena selama moratorium kita perbaiki pengusulannya. Sampai 2018 kita sampaikan formasi ini, tapi belum ada kepastian," katanya.

Lebih lanjut, Sahirman menyampaikan jika memang ada pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS maupun penerimaan CPNS baru pihaknya akan mengumumkan secara resmi melalui media massa.

"Kalau memang sudah ada surat, kami sudah menyebarkan ke grup WA dan pemberitahuan resmi melalui media massa," ujarnya.

"Masyarakat jangan mudah tertipu dengan informasi yang beredar. Jangan sampai ini dimanfaatkan oknum tertentu yang dapat merugikan masyarakat, kalau Sumbernya dari BKPSDM baru benar," tutupnya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved