Kisah Mengerikan Eksekusi Hukuman Mati, Ada yang Ditembak Tapi 10 Menit Masih Hidup Bercecer Darah

Banyak cara yang dilakukan dalam sejarah manusia untuk menghukum mati para terpidana.

Kisah Mengerikan Eksekusi Hukuman Mati, Ada yang Ditembak Tapi 10 Menit Masih Hidup Bercecer Darah
http://gbcghana.com
llustrasi hukuman mati 

BANGKAPOS.COM - Banyak cara yang dilakukan dalam sejarah manusia untuk menghukum mati para terpidana.

Antara lain (maaf, kalau terdengar kejam): digantung, diumpankan ke binatang buas, disalib, dipancung lehernya, digergaji,

direbus, sampai diinjak-injak gajah.

Tujuannya cuma satu: membuat mati, tapi caranya bervariasi sesuai budaya pada zamannya.

Hukuman tembak sendiri awainya diberlakukan di lingkungan militer di Eropa, seiring pemakaian senjata api dalam perang, pada

abad 16 - 17.

Desersi, penakut, mangkir, atau perampokan adalah kesalahan yang langsung divonis mati.

Pemakaian senjata api dianggap efektif dan efisien. Jika butuh cepat, tahanan perang juga dieksekusi pakai cara ini.

Senjata api juga dianggap praktis karena langsung mengarah ke sasaran mematikan, seperti jantung atau batang otak.

Begitu peluru merusak organ vital itu, terpidana langsung tak sadarkan diri sambil meregang nyawa, sesudah itu mati.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved