Halangi Karyawan untuk Nyoblos, Bisa Terancam Pidana Pemilu

Jika ada yang menghalangi para pegawai atau karyawan untuk datang ke Tempat Penggutan Suara (TPS) memberikan hak suaranya bisa terancam pidana pemilu

Halangi Karyawan untuk Nyoblos, Bisa Terancam Pidana Pemilu
Ist
Informasi ketentuan pemilih dan pencoblosan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka H Zulkarnain Alijudin mengatakan, Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Bangka serta Walikota dan Wakil Walikota 2018 menetapkan pada tanggal 27 Juni nanti sebagai hari libur nasional.

"Baik PNS maupun pegawai swasta semua libur dan kita sudah berkirim surat waktu itu kepada plt bupati untuk mengingatkan kita PNS itu diliburkan. Untuk swasta kita sudah berkirim surat untuk memberikan kesempatan kepada karyawan mereka atau pegawai mereka untuk melakukan pemungutan suara untuk melakukan pencoblosan pada tanggal 27 Juni nanti," jelas Zulkarnain kepada bangkapos.com, Senin (25/6/2018) di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka.

Dia mengingatkan jika ada yang menghalangi para pegawai atau karyawan untuk datang ke Tempat Penggutan Suara (TPS) memberikan hak suaranya bisa terancam pidana pemilu.

"Itu ada hukum dan peraturan yang berlaku. Kalau ASN memang memang diliburkan, kalau swasta seperti pegawai toko mereka diberi kesempatan untuk melakukan pencoblosan," tegas Zulkarnain.

Ia berharap masyarakat di Kabupaten Bangka yang mempunyai hak pilih dan sudah masuk daftar pemilih tetap untuk hadir memberikan hak suara mereka pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka 2018.(*0

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help