Harga Lada Semakin Murah, Kadis Pertanian Bangka Tengah Sebut Itu Masalah Klasik

Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah Rusli Khaidir mengatakan bahwa masalah murahnya harga dan tidak stabil harganya lada saat ini merupakan

Harga Lada Semakin Murah, Kadis Pertanian Bangka Tengah Sebut Itu Masalah Klasik
bangka pos/riki
Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah Rusli Khaidir 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah Rusli Khaidir mengatakan bahwa masalah murahnya harga dan tidak stabil harganya lada saat ini merupakan masalah klasik yang belum bisa dituntaskan.

Termasuk dengan program resi gudang saat ini, menurutnya itu belum diterapkan di Kabupaten Bangka Tengah hingga saat ini, sehingga belum bisa membantu petani lada di Bangka Tengah.

"Itu masalah klasik harga tidak tidak stabil ketika petani sedang panen, dengan program antara resi gudang memang sudah dijalankan tetapi belum meluas ke seluruh daerah hanya ada di Kabupaten Bangka," ujar Rusli kepada wartawan, Senin (25/6/2018)

Ia menambahkan bahwa saat ini, pihak Pemda belum menyiapkan lahan untuk pembanguann gudang penyimpanan untuk melaksanakan program itu.

"Prog itu salah satunya untuk mengatasi rendahnya harga lada saat panen, artinya pada saat panen, ketika harganya jatuh, petani tidak menjual ladanya tapi justru menitipkan ladanya itu ke resi gudang, petani mendapatkam resi jaminan dengan resi ini dapat menjaminkan ke bank yang di tunjuk telah bermitra, dengan sistem resi gudang memperoleh semacam pinjaman dengn ladanya yang dia titipkan di gudang,"ucapnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help