Ini Pesan Hakim Pada Aliong saat Persidangan

Setia Budi Alias Aliong (50) ditangkap setelah menabrak lari pesepeda motor dengan mobil Toyota Avanza warna abu-abu di jalan pulau pelepas

Ini Pesan Hakim Pada Aliong saat Persidangan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Palu hakim 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Setia Budi Alias Aliong (50) ditangkap setelah menabrak lari pesepeda motor dengan mobil Toyota Avanza warna abu-abu di Jalan Pulau Pelepas Simpang Bandara Depati Amir, Senin (25/6/2018).

Pelaku yang mencoba kabur usai menabrak korban, dikejar oleh seorang saksi yang bernama Hormen.

Akibat kecelakaan tersebut pengendara motor meninggal dunia meski sempat dibawa ke RS. Namun demikian teman korban yang dibonceng selamat dari kejadian tersebut.

Dua orang saksi yakni Hormen dan agung dipanggil pada persidangan pertama ini untuk memberikan keterangannya.

Pada persidangan ini Hormen mengaku bahwa pelaku tidak menyalakan lampu sen ketika berbelok hingga terjadilah kecelakaan.

"Waktu itu hujan gerimis korban saat itu didepan mobil saya hingga terjadi kecelakaan. Sebelum kecelakaan, saya tidak melihat pelaku menyalakan lampu sen ketika berbelok"ungkapnya

Di akhir persidangan ketua hakim Iwan Gunawan mengimbau kepada terdakwa Aliong untuk lebih hati-hati saat berkendara.

"Kita sudah hati-hati saja, bisa saja kena jika pengendara lainnya pun tidak hati-hati"ungkapnya di akhir persidangan.

Sidang Aliong ditunda pada tanggal 2 Juli mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi.(*)

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved