Terungkap Ini Alasan Aliong Usai Tabrak Korban hingga Melarikan Diri

Setia Budi alias Aliong (50) disidang setelah menabrak sepeda motor di jalur dua jalan Pulau Pelepas Simpang Bandara Depati Amir

Terungkap Ini Alasan Aliong Usai Tabrak Korban hingga Melarikan Diri
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Setia Budi alias Aliong (50) disidang setelah menabrak sepeda motor di jalur dua jalan Pulau Pelepas Simpang Bandara Depati Amir dengan Toyota Avanza warna abu-abu sekitar pukul 09:00 WIB.

Aliong yang melaju dengan kecepatan 40 km/jam menabrak pengendara pesepeda motor hingga meninggal dunia, namun rekan yang dibonceng korban selamat pada kejadian tersebut.

Kecelakaan terjadi pada tanggal 24 Maret 2018 dan pelaku ditahan sejak tanggal 5 April 2018 lalu.

Pada sidang pertama ini 2 orang saksi dipanggil ke persidangan yakni Hormen saksi mata kejadian dan Agung anggota kepolisian.

Dihadapan majelis hakim saksi hormen memberikan keterangan bahwa pelaku sempat melarikan diri usai kecelakaan tersebut.

"Sebelum kecelakaan, korban di depan mobil saya, hingga sampai kecelakaan itu terjadi pelaku mencoba kabur dan saya mengejarnya"ujarnya, Senin (25/6/2018)

Agung Anggota kepolisian juga memberikan kesaksian dihadapan majelis hakim bahwa korban tidak memiliki SIM.

"Saat diperiksa korban tidak memiliki SIM namun korban hanya memiliki STNK"ungkapnya.

Selain itu agung juga mengaku bahwa pelaku kabur karena merasa ketakutan setelah menabrak korban kala itu.

Sidang ditunda hingga hari senin tanggal 2 Juli 2018 dengan agenda pemeriksaan saksi. Sidang dipimpin oleh ketua hakim Iwan Gunawan dan didampingi anggota hakim Hotma Sipahutar dan Wahyu.(*)

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved