Warga 6 Negara Ini Sehari-hari juga Menggunakan Bahasa Jawa, Yuk Simak Sejarahnya

Ternyata ada beberapa negara lain yang juga menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa kesehariannya.

Warga 6 Negara Ini Sehari-hari juga Menggunakan Bahasa Jawa, Yuk Simak Sejarahnya
KOMPAS.com / Wijaya Kusuma
Soegiran Wongsotaroeno (80) atau dipanggil Mbah Wongso, warga Suriname keturunan Jawa, saat menemui kerabatnya di Kulonprogo, Yogyakarta. 

BANGKAPOS.COM - Indonesia terkenal dengan kekayaan budayanya. 

Hal inilah yang membuat Indonesia memiliki lebih dari 700 bahasa daerah.

Salah satu bahasa yang paling banyak memiliki penutur adalah Bahasa Jawa.

//

Bahasa Jawa lazim digunakan dalam bahasa sehari-hari masyarakat bersuku Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, ataupun Yogyakarta.

Bahkan Bahasa Jawa tak hanya digunakan oleh penduduk Indonesia saja. 

//

Baca: 6 Ratu Tersadis, Tega Racuni Suami hingga Habisi Putrinya Sendiri

Ternyata ada beberapa negara lain yang juga menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa kesehariannya, apa saja negara tersebut dan bagaimana sejarahnya? 

Yuk, langsung saja kita simak. 

Dikutip dari TribunTravel.com, berikut 6 negara yang menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa keseharian.

1. Suriname

Terletak di Benua Amerika, Republik Suriname merupakan negara bekas jajahan Belanda.

Pada 1890 hingga 1939, Belanda membawa 75 ribu orang yang berasal dari Jawa untuk dijadikan pekerja di negara tersebut.

Tak heran jika hingga saat ini 15 persen penduduk Suriname memakai Bahasa Jawa sebagai bahasa percakapan sehari-hari.

Baca: Ternyata Begini Cara Nakhoda KM Sinar Bangun Selamatkan Diri saat Tenggelam di Danau Toba

2. Belanda

Bahasa Jawa di Belanda dibawa oleh orang-orang Jawa yang menjadi budak saat zaman penjajahan.

Bahkan, salah satu universitas tertua di Belanda, Universitas Leiden menyimpan berbagai naskah kuno yang menggunakan Bahasa Jawa.

3. Malaysia

Akibat tekanan perekonomian di Indonesia, orang-orang dari Suku Jawa pergi ke Malaysia pada 1900.

Bertempat tinggal di Malaysia, mereka sudah menjadi warga negara tersebut.

Meskipun begitu, beberapa dari mereka masih menggunakan Bahasa Jawa saat berbicara.

Baca: Ashanty dan Ririn Ekawati Tertawa Geli saat Ussy Sebut Bakal Stres Jika Suaminya Seperti Raffi Ahmad

4. Singapura

Tahun 1825, sejumlah pekerja dari Suku Jawa dikirim ke Singapura untuk dipekerjakan sebagai buruh di perkebunan.

Satu di antara wilayah tempat pemukiman Warga Jawa tersebut adalah di tepi Sungai Rochor.

Wilayah tersebut kemudian diberi nama Kampong Jawa.

Selain fasih berbahasa Melayu, tentu saja mereka juga masih menggunakan Bahasa Jawa meskipun terhitung langka.

Baca: Adam Suseno Cuma Tertawa saat Tahu Cincin Berlian Rp 350 Juta di Jari Inul Daratista Raib

5. Nouvelle Celedonie

Nouvelle Celedonie atau Kaledonia Baru adalah sebuah wilayah bekas jajahan Perancis.

Beribukota di Noumea, wilayah ini terletak di sub-benua Melanesia di Samudra Pasifik sebelah barat daya.

Selain menggunakan Bahasa Perancis, ternyata negara ini juga menggunakan Bahasa Jawa.

6. Cocos Island

Cocos Island atau Kepulauan Cocos merupakan sebuah kepulauan yang terletak di Samudera Hindia.

Mayoritas penduduk pulau ini berasal dari Jawa dan Melayu, yang dibawa oleh penjajah Inggris pada abad ke-19.

Baca: WhatsApp Makin Rawan Diretas, Siapkan 7 Langkah Ini Agar Tetap Aman dari Ulah Hacker

Oleh sebab itu Bahasa Jawa pun menjadi bahasa sehari-hari masyarakat pulau seluas 14 kilometer persegi tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Selain Indonesia, Inilah 6 Negara yang Menggunakan Bahasa Jawa Sebagai Bahasa Keseharian

 
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help