Ibnu Saleh Dukung Usaha Tambak Ikan Air Tawar

Usaha seperti ini sangat prospek dengan pembenahan, karena Bangka Tengah saat ini sebagai produsen ikan air tawar

Ibnu Saleh Dukung Usaha Tambak Ikan Air Tawar
Bangkapos/Riki Pratama
Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh mendatangi langsung lokasi tambak ikan air tawar Kelompok usaha bersama keramba jaring apung Koba bersama Jaya yang berada di Jalan Tanjung, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, pada Kamis (28/6/2018) 

Laporan Wartawan Bangkapos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh mendatangi langsung lokasi tambak ikan air tawar Kelompok usaha bersama keramba jaring apung  Koba bersama Jaya yang berada di Jalan Tanjung, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, pada Kamis (28/6/2018)

Tambak yang dikunjungi bupati itu berdiri atas bantuan CSR PT. KOBA Tin, Bupati dalam kesempatan itu melihat serta memantau tambak yang berada ditengah tengah kebun sawit itu.

"Usaha seperti ini sangat prospek dengan pembenahan, karena Bangka Tengah saat ini sebagai produsen ikan air tawar di Bangka Belitung, sehingga perlu ditingkatkan lagi dari sisi produktifitas ikan air tawar,"jelas Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh, kepada wartawan, Kamis (28/6/2018)

Ibnu juga menyarankan bahwa usaha budidaya ikan ini harus menekan biaya produksi agar bisa lebih menguntungkan pihak pengusaha ikan.

"Untuk budidaya ikan baiknya dibantu makan ternak juga, kita harapkan bisa menekan biaya produksi ini, agar bisa meningkatkan pendapatan peternak, jangan jangan hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah saja tetapi juga bisa melalui perusahaan dan swasta,"ungkapnya.

Senada Kadis Perikanan Kepala DKP Bangka Tengah Dedy Muchdiyat mengatakan bahwa saat ini jumlah usaha tambak ikan air tawar di Bangka Tengah di wilayah 32 hektar 80 persen produktif menghidupkan ikan air tawar.

"Ya untuk menekan biaya produksi dengan menakan biaya produksi gerakan pakan mandiri dengan jalan itulah budidaya akan kelihatan pendapatan yang meningkat,"ujarnya

Ia menambahkan bahwa saat ini, Pemkab Bateng berusaha untuk menjadikan Bangka Tengah menjadi tempat produsen penghasil ikan tawar dengan melakukan pengaturam dari segi panenya.

"Untuk lokasi pemasaran tidak ada masalah, hanya saja pola yang belum diatur, karena  se Bangka Tengah selalu panennya serentak itu seharusnya bisa diatur agar tidak langsung habis,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved