PDAM Pangkalpinang Target Tambah 1700 Pelanggan Pada Akhir 2018

PDAM Pangkalpinang menargetkan pelanggan mereka mencapai 6000 pelanggan hingga akhir 2018 mendatang

PDAM Pangkalpinang Target Tambah 1700 Pelanggan Pada Akhir 2018
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
Direktur PDAM Kota Pangkalpinang Zuniar Nangtjik 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Pangkalpinang'>PDAM Pangkalpinang menargetkan pelanggan mereka mencapai 6000 pelanggan hingga akhir 2018 mendatang. ‎Demikian disampaikan oleh Direktur Pangkalpinang'>PDAM Pangkalpinang Zuniar Nangtjik seusai acara halalbihalal di kantornya, Jalan Gang Bandes, Pangkalpinang, Kamis (28/6/2018) siang.

Saat ini Pangkalpinang'>PDAM Pangkalpinang memiliki 4300 pelanggan. Sehingga perlu 1700 pelanggan baru lagi untuk mencapai target tersebut.
"Target kami di akhir 2018, minimal kami harus mencapai, apalagi kami dapat bantuan dana APBD 2018 ini, target kami jadi 6000 pelanggan," kata Nangtjik kepada wartawan.

Target itu memiliki catatan. PDAM harus memiliki pipa retikulasi untuk di rumah-rumah pelanggan. Dana PDAM akan diinvestasikan untuk kendala tersebut seperti di kawasan Selindung, Jalan Sekolah, dan Semabung.

"Selama ini, kalau mau pasang beberapa meter saja susah karena tidak ada pipa itu, apalagi mau pasang pipa itu. Tapi sekarang alhamdulillah," ucapnya.

‎Ditargetkan sebanyak 120 pelanggan baru bertambah tiap bulannya.‎ Beberapa di antaranya mengunakan strategi promosi, peningkatan kualitas, dan pelayanan yang cepat atas keluhan pelanggan.

PDAM , kata Nangtjik, optimistis target itu tercapai.
"Kami pengin seperti PDAM di kota-kota besar yang sudah pelayanan prima, hanya saja butuh waktu. Pelayanan prima kami terkendala belum adanya genset dan solar. Ini kami terus benahi," katanya.

‎Nangtjik juga membeberkan, setiap bulan misalnya, kualitas air PDAM diuji di laboratorium provinsi. Sampling air di tiap titik diambil lalu diuji. Hasilnya dinyatakan lulus.‎

"Kami sendiri menggunakan air PDAM. Saya di rumah, pakai air itu, dimasak lalu bikin kopi. Artinya jangan ragu-ragu lagi," ucap Nangtjik.

Dia juga menjelaskan, efisiensi penagihan pihaknya saat ini adalah sebesar 95 persen. Menurut dia, saat ini pelanggan PDAM telah sadar atas kepatuhan membayar ini.

‎Setahun sebelumnya, menurut catatan PDAM, tunggakan mencapai 40 persen dari total pelanggan.‎
"‎Jadi yang nunggak-nunggak itu cuma 5 persen. Selama ini tunggakan itu 40 persen pelanggan, jadi alhamdulillah ada peningkatan," katanya.

PDAM Pangkalpinang memiliki tiga titik sumber air baku. Masing-masing adalah Kolong Bacang (kapasitas 40 liter/detik), Kolong Pedindang (80 liter/detik), dan Kolong Mangkol (3 liter/ detik). Sehingga totalnya sekitar 120 liter/detik.

"Sumber air baku Insha Allah cukup. Dari ketiganya bisa melayani 7000 sambungan rumah. Tapi, sehubungan kendala jaringannya tadi, cuma bisa dimanfaatkan 4300 rumah. Artinya, kemampuan kami masih banyak. Kalau tergaet 2018 tercapai, debit tak perlu ditambah lagi, saat ini saja sudah cukup. Termasuk saat kemarau, Insha Allah," beber Nangtjik. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help