Terlemah Sejak Oktober 2015, Rupiah Tersungkur ke Level Rp 14.344 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Terlemah Sejak Oktober 2015, Rupiah Tersungkur ke Level Rp 14.344 per Dolar AS, ini yang jadi biang kerok

Terlemah Sejak Oktober 2015, Rupiah Tersungkur ke Level Rp 14.344 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya
Tribunnews/JEPRIMA
ilustrasi 

“Saya duga, kinerja neraca perdagangan yg masih defisit pada bulan Mei ikut menekan rupiah. Faktor lain juga merosotnya cadangan devisa menjadi 122 miliar dolar AS,” tandasnya.

Terlemah Sejak Oktober 2015

Nilai tukar rupiah semakin tertekan menjelang akhir semester pertama. Kamis (28/6), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) di Bank Indonesia berada di level Rp 14.271 per dollar Amerika Serikat (AS).

Rupiah melemah 0,76% jika dibandingkan dengan posisi Selasa yang ada di Rp 14.163 per dollar AS. Ini adalah posisi terlemah rupiah Jisdor sejak 7 Oktober 2015.

Di pasar spot pukul 10.44 WIB, nilai tukar rupiah berada di Rp 14.284 per dollar AS. Ini adalah level terlemah rupiah terhadap dollar AS sejak 6 Oktober 2015.

Dalam sehari perdagangan, rupiah di pasar spot melemah 0,74%. Menurut data Bloomberg, rupiah telah melemah 5,10% sejak awal tahun.

Rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terbesar ketiga di Asia setelah rupee yang melemah 7,13% dan peso Filipina yang melemah 6,83%.

Sementara itu, indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 3,39% secara year to date (ytd). Hari ini, indeks dollar melemah tipis ke 95,24. Meski melemah, indeks dollar sepanjang bulan Juni terus mencatat level tertinggi tahun ini.

The Fed 'Biang Kerok'

Melansir artikel CNN Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunjuk kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve menjadi pangkal masalah terpuruknya rupiah saat ini. Diketahui, The Fed menaikkan suku bunga acuan pada pertengahan Juni 2018 sebesar 25 basis poin.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help