Tetes Air Mata Surya Tumpah Usai Sidang Dakwaaan Pertama Kasus Narkotika

Surya Fitri Maryati alias Surya Binti Maman tak dapat membendung air mata setelah melewati sidang pertamanya di pengadilan negeri Pangkalpinang

Tetes Air Mata Surya Tumpah Usai Sidang Dakwaaan Pertama Kasus Narkotika
net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Surya Fitri Maryati alias Surya Binti Maman tak dapat membendung air mata setelah melewati sidang pertamanya di pengadilan negeri Pangkalpinang, Kamis (28/6/2018).

Tak ada suara tangis yang terdengar namun air mata Surya jatuh di pipinya. Sejenak tangan Surya menghapus jejak tangisnya, tetapi matanya yang memerah tak bisa menipu sebgaian orang  yang melihatnya.

Surya Fitri Maryati alias Surya Binti Maman disidang setelah kedapatan melakukan transaksi narkotika jenis shabu-shabu di sekitar perumahan Kampak kecamatan Gerunggang Pangkalpinang.

Wanita berusia 33 tahun warga desa Bukit Merapin yang bekerja sebagai buruh harian ini, ditangkap setelah kedapatan melakukan transaksi narkotika jenis shabu-shabu seberat 1 gram.

Di awal persidangan ketua hakim Wahyu bertanya kepada terdakwa yang sudah duduk ditengah persidangan.

"Saudara Fitri, sebelumnya sudah pernah duduk disini"tanyanya.

Mendengar hal itu, terdakwa menjawab "iya" Di hadapan majelis hakim.

Sekitar pukul 16:00 wib, informan mencoba memesan narkotika kepada terdakwa dan menjualnya shabu-shabu seharga Rp. 1.500.000 kepada informan.

Setelah memesan terdakwa akhirnya mengajak informan bertemu disekitaran perumahan Kampak.

Di akhir persidangan, ketua hakim menawarkan pendamping yakni penasehat hukum dari pengadilan.

"Saudara Surya apakah mau di dampingi kuasa hukum, apabila saudara mau pengadilan akan menunjuk penasehat hukum yang bersedia"ungkapnya ketua hakim Wahyu dihadapan terdakwa.

Terdakwa hanya bisa pasrah dan lebih memilih sendiri melewati sidang perkara narkotika yang telah menjeratnya.

"Udah pak saya pasrah saja, saya pilih sendiri saja"jelasnya kepada majelis hakim.

Sidang ditunda hingga tanggal 4 Juli 2018 mendatang dengan agenda sidang yakni pemeriksaan saksi. Sidang dipimpin ketua hakim Wahyu dan didampingi anggota hakim Iwan Gunawan dan Hormat Sipahutar di ruang Tirta PN Pangkalpinang.(*)

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved