Yayasan Rumah Rehab Napza Gelar Pelatihan Budi Daya Kepiting

Kegiatan ini kita bekerja sama pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi Babel & Yayasan IPWL Dharma Wahyu Insani

Yayasan Rumah Rehab Napza Gelar Pelatihan Budi Daya Kepiting
Ist
Kegiatan pelatihan bagi pasca rehab para pecandu napza digelar di sekretariat Dwin Fondation Cabang Pangkalpinang. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009,  para pecandu mempunyai kewajiban swa rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. 

Selain itu dalam UU itu pun disebutkan jika mereka diwajibkan untuk melaporkan diri mereka kepada pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan atau lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial, dan kewajiban tersebut juga menjadi tanggung jawab keluarga.

Seiring hal itu pula saat ini di provinsi kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah berdiri suatu yayasan atau lembaga swasta khusus menaungi para pecandu napza. Yayasan tersebut bernama Dwin Fondation.

Seperti diungkapkan ketua Dwin Fondation cabang Pangkalpinang, Defi Yulianto dalam press realese yang disampaikanya, Jumat (29/6/2018) sore mengatakan jika baru-baru ini pihaknya sempat melaksanakan kegiatan pasca rehab bagi para pecandu yang dirawat di tempatnya yakni berupa pemberian materi pengetahuan seputar pengembangan budi daya perikanan.

"Kegiatan ini kita bekerja sama pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi Babel & Yayasan IPWL Dharma Wahyu Insani Pangkalpinang," kata Defi.

Ia menerangkan kegiatan tersebut tak lain dalam rangka upaya mencegah para pecandu napza untuk tidak kembali menggunakan napza.

Kegiatan itu pun dilaksanakan di sekretariat Dwin Fondation cabang Pangkalpinang, komplek perumahan Taman Bunga, Kelurahan Air Itam, Kota Pangkalpinang.

Sementara selaku narasumber dalam kegiatan acara tersebut yakni dari intansi Dinas Kelautan & perikanan Prov Babel, Harun selaku Kabid Pengembangan usaha Perikanan Budidaya & Pengolahan Hasil Perikanan.

Saat pelatihan berlangsung, Harun sempat berpesan agar para pecandu napza dapat mengambil intisari tentang pengetahuan tentang budi daya perikanan, sebab pengetahuan itu menurutnya sangatlah penting.

"Banyak sumber daya alam di Bangka Belitung ini yang bisa dimanfaatkan seperti budidaya kepiting," terangnya.

Bahkan dirinya pun menghimbau para peserta pasca rehab mendatangi di ruangan kerjanya untuk belajar & praktek lebih serius tentang pengolahan ikan, kepiting, udang dan sebagainya.

"Besar harapan kami kepada korban narkoba ini agar bisa kembali bekerja, kembali kekeluarga & berfungsi sosial. Jadi sekarang Stop Narkoba!, Prestasi Yess dan penjara bukan solusi. Yuk rehab di Dwin Fondation," himbaunya. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help