BPS Babar Gelar FGD Data Bangka Barat Dalam Angka 2018

Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Barat menggelar Forum Group Discussion (FGD) pembahasan Data Bangka Barat

BPS Babar Gelar FGD Data Bangka Barat Dalam Angka 2018
Istimewa
Kegiatan FGD yang digelar BPS Babar dibuka Bupati Babar Parhan Ali dan dihadiri sejumlah narasumber. 

BANGKAPOS.COM--Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Barat menggelar Forum Group Discussion (FGD) pembahasan Data Bangka Barat Dalam Angka 2018 serta Sosialisasi Sistem Informasi Geografis Data Sektoral (SIROIS) dan Sistem informasi Geografis Desa/Kelurahan (SIAGA DESA), Jumat (29/6/2018).

Bupati Bangka Barat Parhan Ali saat membuka acara mengatakan pentingnya sinkronisasi data untuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan. 

Kehadiran Daerah Dalam Angka (DDA) yang merupakan rujukan utama bagi pembuat  kebijakan, kalangan akademis, peneliti, dan pengguna data lainnya menjadi perhatian utama.

Asisten II Pemkab Bangka Barat Rozali selaku narasumber, memaparkan data sangat penting dalam suatu perencanaan, alat pengendali suatu kegiatan, dasar evaluasi, dan sebagai dasar membuat keputusan oleh pemerintah.

Pada sesi kedua diskusi panel Drs. Agusman Simbolon, MAB selaku narasumber memaparkan pentingnya kemampuan untuk memanfaatkan data. 

Dia menjabarkan mengenai inkonsistensi antara data sektoral kabupaten dengan data sektoral provinsi. 

Menurut dia masalah tersebut dapat diatasi dengan dilaksanakannya kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan agar dinas-dinas dan produsen data terkait bisa saling berkoordinasi dan mengeluarkan data yang konsisten baik level kabupaten maupun level provinsi.

Dalam rilis yang disampaikan Kasubbag Tata Usaha BPS Kabupaten Bangka Barat Ardian Arriyanto, SP disampaikan bahwa rangka mempermudah dan memberikan penyegaran pada pengguna data, BPS Kabupaten Bangka Barat memperkenalkan Sistem Informasi Geografis Data Sektoral (SIRIOS) dan Sistem Informasi  GeografisDesa/Kelurahan (SIAGADESA) pada akhir sesi kedua. 

Kedua sistem informasi ini merupakan program berbasis web yang diusung oleh Livio Mayesta, S.ST dan Haris Zirtana, S.ST. 

Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniady menganggap program tersebut ibarat senjata yang ampuh untuk mengatasi masalah data.(*)

Penulis: Alza Munzi
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved