MXGP 2018

Tak Bisa Bahasa Inggris, Aang Gagal Jual Durian ke Bule di kawasan Sirkuit MXGP Indonesia 2018

Perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP) tahun 2018 di Pangkalpinang dimanfaatkan Aang (45) warga Air Mesu, Bangka Tengah untuk berjualan buah durian

Tak Bisa Bahasa Inggris, Aang Gagal Jual Durian ke Bule di kawasan Sirkuit MXGP Indonesia 2018
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Lapak jualan durian milik Aang di kawasan GOR Sahabudin yang menjadi lokasi sirkuit MXGP 2018, Sabtu (30/6/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP) Indonesia 2018 di Pangkalpinang dimanfaatkan Aang (45) warga Air Mesu, Bangka Tengah untuk berjualan buah durian di kawasan GOR Sahabudin yang merupakan sirkuit MXGP.

Aang menceritakan dirinya sengaja berjualan durian lantaran sedang musim durian di desanya, selain itu juga memperkenalkan durian khas Bangka.

Menurutnya, pagi ini sudah ada warga asing yang bertanya tentang durian yang dijualnya, namun lantaran Aang tak bisa berbahasa Inggris sang bule pun batal membeli duriannya.

"Ada tadi pagi bule yang nanya, tapi ku dak ngerti dia ngomong apa. Ku cuma nunjuk-nunjuk bai, terus bulenya bilang no no no terus pergi," kata Aang ditemui di tenda jualannya di depan GOR Sahabudin, Sabtu (30/6/2018).

Aang menjual durian seharga Rp 30-150 ribu, dan memberikan jasa mengupas durian bagi yang membelinya. Ia berencana akan berjualan hingga malam hari.

"Memanfaatkan peluang bisnis lah, sekaligus memperkenalkan durian dari Mesu, Alhamdulillah ada lah lakunya masih orang lokal belinya," katanya.

Aang menjadi salah satunya penjual durian di kawasan GOR saat perhelatan MXGP, ada beberapa pedagang lainnya seperti menjual baju, makanan ringan, dan atribut MXGP lainnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved