Kota Tanjungpandan Kini Berusia 180 Tahun, Begini Perkembangannya Menurut Bupati

Hari ini, Minggu (1/7/2018) Kota Tanjungpandan merayakan usianya yang sudah 180 tahun.

Kota Tanjungpandan Kini Berusia 180 Tahun, Begini Perkembangannya Menurut Bupati
Bangka Pos / Disa Aryandi
Bupati Belitung Sahani Saleh 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Hari ini, Minggu (1/7/2018) Kota Tanjungpandan merayakan usianya yang sudah 180 tahun.

Daerah yang dijuluki Negeri Laskar Pelangi ini terus berbenah mulai dari pembangunan, infrastruktur maupun SDMnya.

Belitung mulai lebih dikenal sejak bergabung menjadi satu ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung setelah lepas dari Provinsi Sumatera selatan sejak tahun 2000 lalu.

Berbagai perkembanganpun mulai terlihat secara kasat mata.

"Dari tahun 2000 itulah, setelah reformasi semua terlihat dan ada kemajuan pembangunan di Belitung. Ditambah adanya popularitas Laskar Pelangi, dan itu sangat luar biasa," kata Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) kepada posbelitung.co, Minggu (1/7/2018).

Faktor kemajuan pembangunan itu, bisa dilihat dari berbagai infrastruktur yang muncul. Salah satunya kemajuan pariwisata dan pembangunan tersebut memberi kemakmuran kepada masyarakat.

"Kalau dulu hanya mengandalkan dari tambang, ya hanya orang - orang tertentu yang menikmati. Kalau sekarang, semua terlibat, misalkan effect ini, dulu harga ikan, kepiting paling tinggi Rp 20 ribu. Sekarang bertumbuhnya pariwisata, kebutuhan banyak kepiting itu, satu kilo Rp 125 ribu," ucapnya.

"Harga cumi begitu juga, dulu hanya Rp 20 ribu sekarang Rp 80 ribu, jadi ini effect nya kesitu juga. Coba kalau dijual di pasar, tidak ada pendatang untuk belanja disini, tidak akan naik - naik harganya."

Itu, lanjut Sanem, merupakan contoh dari pengembangan perekonomian yang berbasis pariwisata. Sejauh ini, di Kabupaten Belitung sudah terbangun berbagai infrastruktur dasar, dan sudah merata di setiap Kecamatan.

Infrastruktur dasar itu, berupa Jalan, listrik, pelabuhan, telkom dan air bersih. Selain itu terdapat sarana pendidikan, kesehatan yang sudah merata terbangun di lima Kecamatan di Kabupaten Belitung tersebut.

"Kalau dulu hanya terfokus di kota Tanjungpandan, sekarang sudah menyebar ke kecamatan lain. Katakan saja Tanjungpandan sudah memiliki rumah sakit rujukan, tapi di kecamatan lain sudah ada puskesmas dan pusdes.
Jadi jika dikatakan Belitung tidak berhasil dalam pembangunan, itu orang yang tidak mengerti pembangunan dan memaknai pembangunan itu sendiri," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help