Leisure Bangka Belitung

Nikmatnya Lontong Daun Simpur, Rasa Khas Wanginya Terasa

Daun atau pohon simpur hanya dijumpai pada tempat-tempat atau hutan tertentu saja di pulau ini. Daun simpur memiliki aroma

Nikmatnya Lontong Daun Simpur, Rasa Khas Wanginya Terasa
Bangkapos/Fery Laskary
daun simpur 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tak hanya ketupat, namun masyarakat Indonesia memiliki kuliner khas lainnya. Satu diantaranya, lontong.

Pada dasarnya ketupat dan lontong, serupa tapi tak sama. Keduanya sama-sama berbahan dasar beras, namun beda pengemasan.

Jika ketupat adalah beras yang dimasak atau direbus setelah dikemas menggunakan daun kelapa, namun lontong mengunakan bahan kemasan lain, diantaranya plastik atau daun pisang.

daun simpur
daun simpur (Bangkapos/Fery Laskary)

Tapi kali ini, kita akan bahas lontong spesial berbahan kemasan daun pohon endemik lokal, Bangka. Daun tersebut adalah daun simpur.

Daun atau pohon simpur hanya dijumpai pada tempat-tempat atau hutan tertentu saja di pulau ini. Daun simpur memiliki aroma tersendiri ketika dijadikan bahan pengemas atau pembungkus lontong.

Ya, sesuai namanya lontong daun simpur, begitu nikmat dan bikin ketagihan.

Bagi keluarga Siti Zuriati (60), hidangan lontong daun simpur menjadi hidangan favorit saat lebaran. Setiap Idul Fitri, perempuan ini dipastikan membuat lontong daun simpur.

"Karena lontong yang dibuat menggunakan daun simpur, rasa lontongnya akan terasa lebih wangi," kata Siti, Sabtu (30/6/2018).

Hanya saja diakui Siti, orang kadang enggan membuat lontong menggunakan daun simpur karena sulit mendapatkan daun tersebut.

Tapi, walaupun sulit didapat, keluarga Siti tetap berusaha mencari daun ini. Daun simpur dibentuk kerucut, lalu diisi beras secukupnya, kemudian ditutup membentuk lipatan rapat dan dipiting menggunakan lidi, lalu direbus dalam dandang atau wadah hingga mendidih.

"Setelah masak, bungkus daun simpur dibuka, dan lontong diiris menggunakan pisau dan siap disantap menggunakan campuran soto daging atau soto ayam dan sambal asam, tergantung selera," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help