Sudah Beli Tiket, Semangat Via Vallen Nonton Piala Dunia di Rusia Kendor Gara-gara Orang Ini

Ajang Piala Dunia 2018 sudah memasuki babak 16 besar. Banyak kejutan di ajang yang digelar di Rusia ini

Sudah Beli Tiket, Semangat Via Vallen Nonton Piala Dunia di Rusia Kendor Gara-gara Orang Ini
Instagram/Via Vallen
Via Vallen 

Via Vallen yang tak terima dengan perlakukan tersebut pun lantas mempublikasikan bukti DM-nya.

"Kok tiba-tiba gini ke saya, emang saya perempuan apaan. Saya ngerasa gitu."

"Terus makanya yaudah kenapa saya langsung screenshot trus saya posting," lanjut Via.

Tujuan pelantun Sayang itu mumutuskan mengunggah bukti yakni agar menjadi pelajaran bagi wanita lain.

"Ya tujuan saya memang untuk perempuan di luar sana, kita kalo ada tindakan kaya gini kita harus berani speak up, kita harus berani bersikap, ngga boleh diem aja."

"Kalau misalnya kita diam aja kita sama aja ngedukung orang-orang seperti itu untuk melakukan lagi dan lagi.

Tujuan saya emang itu sih buat ngasih tahu kepada semua wanita indonesia, bahwa ini loh kalau kita ada yang berbuat gak sopan, kita enggak boleh diem aja," pungkas Via.

Seperti diberitakan,  Via Vallen memposting screenshot pesan yang diterimanya di Instagram, Selasa malam, 4 Juni 2018.

Pesan tersebut berbunyi "i want u sign for me in my bedroom, wearing sexy clothes".

Pesan tersebut dilingkari merah oleh Via, lalu Via menulis di bawah pesan itu dalam bahasa Inggris pula.

"Sebagai penyanyi, saya dipermalukan oleh pemain bola terkenal di negara saya sekarang."

"Saya bukan perempuan macam itu!!" kata penyanyi bernama asli Maulidia Octavia itu.

Dia juga menulis bahwa dia tidak kenal dan tidak pernah bertemu pria tersebut.

Dua jam setelah gambar diunggah, Via kembali mengunggah screenshot.

Kali ini berisi percakapan dengan seorang yang diduga mengirim pesan pertama.

"Kamu gila, kenapa screenshot?" kata pria itu.

Meski demikian, Via menutup nama dan foto profil pengirim pesan tersebut.

Komisioner Komnas Perempuan Sri Nurherwati menjelaskan bahwa yang dialami oleh Via Vallen termasuk pelecehan seksual berbasis siber.

"Terkait medianya, ini termasuk cyber harassment, bentuk kekerasan seksual. Kalau dalam RUU penghapusan kekerasan seksual, masuk dalam pelecehan seksual non fisik," kata Sri Nurherwati pada BBC Indonesia.

Sri menilai bahwa tindakan Via mengumumkan pelecehan yang menimpanya ke media sosial adalah tindakan tepat.

"Posting ini sebaiknya dibaca sebagai alarm dukungan, agar tidak ada impunitas, dan korban mendapat pemulihan," kata Sri.

Saat diwawancara oleh BBC bulan lalu, Head of Promo Ascada Musik, Trosta Susiswa, menjelaskan bahwa apa yang membuat Via Vallen berbeda dari penyanyi dangdut pada umumnya adalah karena Via tidak menjual goyangan.

"Dia hanya menjual kualitas vokal yang di atas rata-rata penyanyi dangdut lainnya," kata Trosta.

Via pun menghindari kesan seronok yang kerap kali dilekatkan pada penyanyi dangdut perempuan.

"Dari awal dia di daerah pun tak pernah pakai pakaian seronok, tidak pernah yang gimana-gimana. Via dari awal tidak pernah berpakaian aneh-aneh, sampai sekarang wardrobe-nya disensor," kata Trosta.

"Sebisa mungkin menjaga image-nya, dan memang dia maunya seperti itu," kata Trosta.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved