Pejambret Marak di Jakarta, Korbannya Ada yang Tewas Terpelanting dari Ojek Online

Aksi penjambretan terjadi bertubi-tubi di Jakarta dalam kurun waktu sekitar sebulan terakhir.

Pejambret Marak di Jakarta, Korbannya Ada yang Tewas Terpelanting dari Ojek Online
Instagram warung jurnalis
Pelaku dan korban jambret terekam CCTV di Cempaka Putih, Jakarta. 

Beberapa pekan sebelumnya, penjambretan juga terjadi dan menimpa Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarief Burhanudin.

Peristiwa ini terjadi pada 24 Juni 2018. Kali ini aksi penjambretan terjadi pagi hari

Menurut keterangan saksi kepada polisi, saat itu Syarif tengah bersepeda dari kediamannya di Cipete, Jakarta Selatan, menuju kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Di tengah perjalanan seorang pejambret menarik tas pinggang Syarif.

Karena terkejut dan berusaha mempertahankan barang berharga miliknya, Syarif terpelanting ke jalan. 

Baca: Nanggala, Tim Intelijen Tempur Kopassus yang Terinspirasi dari Tombak Sakti Prabu Baladewa

Menurut keterangan para saksi, Syarif mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

Tak lama berselang polisi mengamankan satu tersangka pelaku penjambretan itu dan menembak mati satu tersangka pelaku lainnya. 

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, dari penangkapan kedua tersangka, polisi menemukan adanya sindikat pejambret bernama "Jambret Tenda Oranye".

3. Penjambretan di kawasan Sudirmen hingga Tosari

Rentetan peristiwa penjambretan terjadi di kawasan Sudirman hingga Tosari, Jakarta Pusat,  pada 17 Juni lalu sekitar pukul 23.00 WIB. 

Saat itu sejumlah pengendara menjadi korban penjambretan oleh seseorang dengan ciri-ciri yang mirip.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved