Pemkab Bateng Launching BSB Cash, Program Pembayaran Non Tunai Pertama di Babel

Pemkab Bateng melaunching Program Pembayaran Distribusi Bus dengan kartu elektronik atau pembayaran non tunai BSB Cash

Pemkab Bateng Launching BSB Cash, Program Pembayaran Non Tunai Pertama di Babel
Bangka Pos
Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh melaunching Program Pembayaran Distribusi Bus dengan kartu elektronik atau pembayaran non tunai BSB Cash, Senin (2/7). 

BANGKA POS - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Tengah melaunching Program Pembayaran Distribusi Bus dengan kartu elektronik atau pembayaran non tunai BSB Cash, Senin (2/7).

Launching ini dilakukan langsung Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh.

Dalam kesempatan itu, Bupati sangat mendukung inovasi yang telah dicapai Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel yang telah melakukan inovasi dengan BSB Cash.

Program ini merupakan pertama di Babel yang dilakukan di Kabupaten Bangka Tengah.

"Ini merupakan inovasi terbaru, pembayaran naik bus dengan non tunai. Semoga berjalan baik dan bermanfaat untuk seluruh pegawai di Pemkab Bangka Tengah yang menggunakanya," ujar Bupati, Senin (2/7).

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Tengah melaunching Program Pembayaran Distribusi Bus dengan kartu elektronik atau pembayaran non tunai BSB Cash, Senin (2/7).
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Tengah melaunching Program Pembayaran Distribusi Bus dengan kartu elektronik atau pembayaran non tunai BSB Cash, Senin (2/7). (Bangka Pos)

Selain untuk pegawai, Bupati juga mengharapkan program ini bisa dilakukan untuk bus sekolah yang ada di Bangka Tengah menggunakan sistem non tunai nantinya.

Senada dikatakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Tengah Ari Yanuar bahwa program yang dilaunching ini untuk pegawai honor maupun PNS Pemkab Bateng agar tidak lagi menggunakan uang tunai tetapi non tunai.

"Jadi pembiayaan tidak menggunakan tunai tetapi non tunai, dengan sistem yang bekerjasama dengan Bank Sumsel Babel," jelasnya.

Ia mengatakan program ini bertujuan memudahkan pihak penumpang menggunakan akses non tunai.

"Nanti pegawai membeli kartunya seharga Rp 25 ribu di Bank Sumsel Babel lalu isi voucher di bank. Nilai maksimal Rp 1 juta. Kalau naik bus biayanya Rp 10 ribu tinggal d tempel dengan alat yang sudah ada di dalam bus," tuturnya.

Ia menjelaskan bus yang akan melayani para pegawai sebanyak tiga bus dengan rute Koba ke Pangkalanbaru dan Sungaiselan pulang pergi.

"Selain bus untuk pegawai, rencana juga bus sekolah, tetapi masih kita kaji saat ini apakah bisa digunakan cara non tunai juga," paparnya.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Tengah melaunching Program Pembayaran Distribusi Bus dengan kartu elektronik atau pembayaran non tunai BSB Cash, Senin (2/7).
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Tengah melaunching Program Pembayaran Distribusi Bus dengan kartu elektronik atau pembayaran non tunai BSB Cash, Senin (2/7). (Bangka Pos)

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Koba Zandra mengatakan program ini merupakan bentuk dukungan terjadap program pemerintah pusat dengan pembayaran non tunai.

"Program Pembayaran Distribusi Bus Pemda menggunakan BSB Cash penumpang tidak membayar tunai cukup memiliki kartu dan menempelkannya. Ini bentuk dukungan bank terhadap pemerintah. Ini pertama kali di Babel yang dilaksanakan di Bangka Tengah," tambahnya. (advertorial/riu)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help