Arief Rivan Meninggal Karena Serangan Jantung: Pemilik Golongan Darah Paling Rawan Hingga 7 Tandanya

Arief Rivan Meninggal Karena Serangan Jantung: Pemilik Golongan Darah Paling Rawan Hingga 7 Tandanya

Arief Rivan Meninggal Karena Serangan Jantung: Pemilik Golongan Darah Paling Rawan Hingga 7 Tandanya
YouTube/MD Ebtertainment
Ariev Rivan di sinetron "Si Yoyo" 

BANGKAPOS.COM - Aktor senior Arief Rivan meninggal dunia, Selasa (3/7/2018) pagi, karena serangan jantung.

Ory, sang anak mengungkap bahwa ayahnya memang sudah menderita penyakit jantung sejak setahun terakhir.

"Memang ayah sudah sakit jantung dari satu tahun lalu, tapi belum kunjung sembuh sampai sekarang," kata Ory saat dihubungi Tribunnews, Selasa (3/7/2018).

Arief juga harus memasang ring di jantungnya karena mengalami penyumbatan pembuluh darah.

Saat ini serangan jantung memang menjadi pembunuh nomor satu di dunia.

Patut dicatat, serangan jantung tidak hanya menyerang orang tua saja. Mereka yang berusia muda pun rentan mengalaminya.

Umumnya, serangan jantung diakibatkan karena kelebihan berat badan atau obesitas dan pola hidup yang tidak sehat.

Namun sebuah penelitian baru yang dimuat di European Society of Cardiology menyebutkan, bahwa salah satu penyebab serangan jantung pada pria adalah sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan, yakni golongan darah.

Dalam studi itu, peneliti membandingkan data lebih dari 1.300.000 orang dari sembilan penelitian sebelumnya.

//

Secara keseluruhan, mereka yang memiliki golongan darah tipe A, tipe B, atau darah tipe AB 9, lebih mungkin mengalami kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung dibandingkan mereka yang memiliki darah tipe O.

Meski tidak jelas mengapa golongan darah bisa meningkatkan risiko serangan jantung, periset memiliki beberapa dugaan.

Salah satunya, orang dengan darah tipe bukan O cenderung memiliki protein pembekuan darah lebih tinggi.

Hal ini kerap membuat penyumbatan arteri yang merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung.

Orang dengan tipe darah A, B, dan AB juga cenderung memiliki kolesterol tinggi dan tingkat peradangan yang lebih tinggi.

Ke depan, para peneliti berharap bisa memeriksa setiap jenis darah.

Tentu saja juga menentukan mengapa ada kaitan antara tipe darah dan risiko serangan jantung.

7 Tanda Jika Kamu Punya Penyakit Jantung

Penyakit jantung kadang tidak disadari penderitanya.

Banyak orang beranggapan bahwa dirinya tidak punya penyakit tersebut.

Meskipun setelah dicek hasilnya bisa saja positif sakit jantung.

Penyakit jantung memang berbahaya namun jarang disadari.

Kebanyakan orang tidak menyadari tanda ataupun gejala penyakit jantung.

Nah, sebelum terlambat sebaiknya kamu tahu kamu memiliki penyakit jantung atau tidak.

Berikut tanda-tandanya seperti TribunTravel.com dilansir dari Brightside.me.

Perlu diinggat tanda-tanda ini belum tentu menunjukkan kamu memiliki penyakit jantung.

Untuk langkah yang lebih baik sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

 1. Xanthomas

(brightside.me)

Bintik kecil lemak di kelopak mata, pantat, siku, atau lutut disebut xanthomas dan sebenarnya tidak berbahaya.

Timbunan lemak tersebut menunjukkan kelebihan kolesterol.

Itu membuat pembuluh darah tidak bisa menahannya lagi sehingga membuatnya berada di bawah kulit.

Mereka kemungkinan besar menderita atherosclerosis yang bisa menyebabkan penyakit jantung.

2. Bau mulut

(brightside.me)

Peradangan gusi atau periodontitis dapat menyebabkan bau mulut atau bahkan kehilangan gigi.

Namun, sebuah penelitian baru menunjukkan bau mulut mempunyai hubungan dengan penyakit jantung.

Risiko penyakit jantung pada individu dengan peradangan gusi adalah 20 persen.

3. Tidak punya jerawat

(Brightside.me)

Studi ini hanya melibatkan laki-laki, tetapi hasilnya tetap menarik.

Mereka yang mengalami banyak rasa malu karena jerawat pada masa remaja memiliki risiko 33% lebih rendah terkena penyakit jantung koroner

4. Jari manis

Jika jari manis secara signifikan lebih pendek dari jari telunjuk, risiko penyakit jantung lebih tinggi.

Itu ditemukan oleh peneliti Inggris.

Panjang jari ditentukan oleh jumlah testosteron selama perkembangan embrio, dan sistem hormonal mempengaruhi kardiovaskular.

5. Perubahan kuku

(Brightside.me)

JIka kuku kamu tebal dan bulat patut diwaspadai.

Itu berarti kukumu tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup.

6. Lipatan di telinga

(Brightside.me)

Lebih dari 40 penelitian mengkonfirmasi bahwa lipatan lobus diagonal, juga dikenal sebagai tanda Frank, menunjukkan peningkatan risiko aterosklerosis .

Aterosklerosis adalah penyakit di mana plak terbentuk di dalam arteri, menghambat aliran darah.

7. Kerontokan rambut

(Brihgtside.me)

Salah satu gejala yang paling tidak biasa dari masalah jantung adalah kerontokan rambut dini atau cepat pada pria.

Ada lebih dari 800 penelitian pada rambut rontok dan beberapa dari mereka menemukan bahwa itu dapat disebabkan oleh penyakit vaskular.

(intisari/Tribun Travel)

Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help