Nazalyus dan Firyadi di Sidang Bersama

Sidang kasus Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) hutan lindung pantai Rebo daerah pantai Aik Anyer Kecamatan Merawang Kabupaten

Nazalyus dan Firyadi di Sidang Bersama
Bangkapos.com/Ryan Agusta
Kantor Pengadilan Negeri Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sidang kasus Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) hutan lindung pantai Rebo daerah pantai Aik Anyer Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Tahun anggaran 2014  terus bergulir, Rabu (4/7/2018).

Kedua terdakwa Nazalyus dan Firyadi Ryandhani disidang sejak tanggal 12 April 2018. 

Akibat perbuatan terdakwa telah merugikan keuangan Negara atau perekonomian negara sekitar Rp.485 juta sesuai dengan laporan audit dalam rangka perhitungan kerugian Negara.

Saat ini sidang sudah masuk agenda pembacaan replik dari penuntut umum. Namun hasil dari sidang kali ini, penuntut umum tetap pada tuntutannnya yang telah disampaikan.

Namun penasehat hukum terdakwa yakni Apri Anggara tetap kokoh pada pledoi yang telah disampaikan sebelumnya.

"Menanggapi pembacaan replik dari JPU kami akan mengajukan pembelaan secara lisan bahwa kami akan tetap pada pledoi yang telah kami sampaikan sebelumnya," jelasnya dihadapan majelis hakim pengadilan Negeri Pangkalpinang.

 Selain itu ia juga menyampaikan permohonan kepada majelis hakim agar bisa memberikan keringanan kepada kedua terdakwa.

Sidang ditutup dan dilanjutkan hingga tanggal 18 Juli 2018 dengan agenda pembacaan keputusan.

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help