Parpol Wajib Tandatangani Pakta Integritas Tak Calonkan Mantan Napi

KPU hari ini secara resmi mulai menerima pendaftaran DPRD dan DPD RI baik ditingkat KPU Kabupaten/Kota maupun ditingkat KPU Propinsi

Parpol Wajib Tandatangani Pakta Integritas Tak Calonkan Mantan Napi
Bangka Pos/Hendra
KPU Propinsi Bangka Belitung menggelar konfrensi pers terkait pendaftaran caleg dan tahapan pemilu 2019, Rabu (4/7/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- KPU hari ini secara resmi mulai menerima pendaftaran DPRD dan DPD RI baik ditingkat KPU Kabupaten/Kota maupun ditingkat KPU Propinsi.

Partai politik yang hendak mendaftarkan calonnya diwajibkan menandatangani pakta integritas yang isi tidak mencalonkan mantan narapidana korupsi, narkoba dan kejahatan seksual.

“Pendaftaran dilakukan oleh partai politik. Salah satu syaratnya sesuai PKPU 20 tahun 2018 diwajibkan mengisi form BB1 yang menyatakan tidak mencalonkan anggotanya yang bermasalah dengan hukum. Mereka diwajibakan untuk menandatangani pakta integritas,” ujar Davitri, Ketua KPU Propinsi Bangka Belitung saat konfrensi pers Rabu (4/7/2018) dan didampingi juga para komisioner KPU Babel.

Bila partai politik tetap mencalonkan anggotanya yang bermasalah dengan hukum sebagaimana diatur di PKPU 20 tahun 2018, maka KPU berhak untuk membatalkannya.

“Kalau kita temukan ada caleg yang mantan narapidana korupsi, narkoba dan kejahatan seksual, sesuai PKPU 20 tahun 2018 kita berhak untuk membatalkannya. Kemudian kita memberikan kesempatan ke parpol untuk mengganti calonnya,” jelas Davitri.

Karenanya KPU berharap kata Davitri agar partai politik tidak mencalonkan anggotanya mantan terpidana kasus korupsi, narkoba dan kejahatan seksual.

Penulis: Hendra
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help