Saat Terjadi Banjir di Beltim Begini Kondisinya Menurut Stasiun Meteorologi Pangkalpinang

Untuk di wilayah Belitung Timur pada waktu itu hujan turun merata dengan kategori sangat lebat

Saat Terjadi Banjir di Beltim Begini Kondisinya Menurut Stasiun Meteorologi Pangkalpinang
Bangkapos/agus nuryadhyn
Slamet Staf Seksi Data dan Informasi Kantor Stasiun Meteorologi Kelas 1 Pangkalpinang. 

Laporan  Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Curah  hujan tercatat di Stasiun Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang  pada bulan Juni 140 milimeter.

Diantaranya curah hujan tanggal 24 Juni tercatat 44,6 milimeter, tanggal 29 Juni 43,5 milimeter.

Sedangkan pada tanggal 28 Juni tercatat di beberapa wilayah Belitung Timur, yaitu Kelapa kampit 80,2 milimeter, Damar 97,6 milimeter, Gantung 75,6 milimeter,  Renggiang 62,4 milimeter danManggar 52,6 milimeter.

"Untuk di wilayah Belitung Timur pada waktu itu hujan turun merata dengan kategori sangat lebat," jelas Slamet Supriyadi Staf Data dan Informasi Kantor Stasiun Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang, Rabu (4/7).

Dimana kata Slamet saat hujan turun merata di Wilayah Beltim tersebut ada terdapat genangan air di beberapa tempat.

Lebihlanjut Slamet  mengemukakan  untuk bulan Juli hingga tanggal 3 Juli hanya hujan ringan sehingga curah hujan tidak terukur.

"Dari prakiraan bahwa pada pertengahan hingga akhir bulan Juli jarang turun hujan," jelasnya.

Slamet  menambahkan bahwa dari prakiraan pada bulan Agustus dan September ini, sudah mulai jarang turun hujan.

Dikemukakan Slamet, bila di beberapa tempat masih ada terdapat hujan, karena ada gangguan atmosfir.

Bahkan diprakirakan puncak kemarau untuk diwilayah Babel pada bulan Agustus hingga September.

Sementara itu untuk di wilayah Indonesia diperkirakan pada bulan September-Oktober. Namun untuk memasuki musim hujan menunggu rillis dari Kantor BMKG Pusat.(*)

Penulis: agusrya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help