Video Tim SAR Selamatkan Korban KM Lestari Maju, Ini Kata Dirjen Hubla soal Karamnya Kapal

Kapal feri KM Lestari Maju karam setelah ada masalah di lambung hingga air masuk dek lantai bawah.

Video Tim SAR Selamatkan Korban KM Lestari Maju, Ini Kata Dirjen Hubla soal Karamnya Kapal
facebook
Penumpang kapal feri KM Lestari Maju bertahan di seutas tali saat feri tenggelam 

BANGKAPOS.COM - Kapal Motor Penumpang (KMP) Lestari Maju karam di antara Pulau Pasi dan Pelabuhan Matata, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018) siang.

Saat itu kapal tersebut sedang berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ke Pelabuhan Pamatata.

Dilansir Tribun-Video.com dari Tribun-Timur.com, hingga Rabu (4/7/2018) pukul 03.30 WITA, tercatat 30 korban meninggal dan 130 selamat.

Penumpang dievakuasi sementara ke Pantai Pa'baddilan, Desa Bungayya, Kecamatan Bontomate'ne, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sedangkan jenazah korban jiwa telah berada di RS KH Hayyung, Selayar.

Baca: Video dan Foto-foto Tenggelamnya KM Lestari Maju di Perairan Selayar

Diketahui, kapal karam setelah ada masalah di lambung hingga air masuk dek lantai bawah.

Namun, berdasarkan pernyataan Kementerian Perhubungan yang dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, ternyata kapal feri itu sengaja dikandaskan.

"Laporan yang disampaikan dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bulukumba disebutkan bahwa kapal tersebut kemasukan air karena cuaca buruk dan oleh nakhoda kapal sengaja dikandaskan agar tidak tenggelam dan memudahkan evakuasi para penumpangnya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H Purnomo dalam siaran pers, Selasa.

Kapal yang dinakhodai Agus Susanto itu dikandaskan sekitar 300 meter dari Pantai Pa'baddilan.

Terdapat 139 penumpang yang diangkut kapal tersebut, beserta 48 unit kendaraan, yang terdiri dari 18 unit kendaraan roda dua, 14 unit roda empat, delapan unit golongan lima, dan delapan unit golongan enam.

"Seluruh penumpang telah mengenakan jaket keselamatan serta telah mengikuti prosedur keselamatan di atas kapal dengan panduan dari nakhoda dibantu kru kapal," kata Agus.

Uang Rp30 miliar untuk gaji ke-13 ASN di Selayar pun ikut hanyut dalam insiden ini.

Baca: Kapal Feri Lestari Maju Karam di Laut Selayar, Korban Meninggal Bertambah Jadi 33 Orang

Berikut daftar 25 korban meninggal, yang datanya terakhir didapat pada Rabu (4/7/2018) pukul 00.00 WITA:

1. Pria bernama Ari Laksono, usia 50 tahun, Kepala ASDP Pelabuhan, Pammatata.

2. Pria bernama Drs Rurung, usia 58 tahun, profesi sebagai guru, alamat di Jalan Mangga, Benteng, Kepulauan Selayar.

3. Wanita bernama Hajjah Marlia, usia 44 tahun, alamat di Jalan Mangga atau istri dari Drs Rurung.

4. Wanita bernama Hajjah Asmawati, usia 43 tahun, alamat di Laiyolo, Kecamatan Bonto Sikuyu, Kepulauan Selayar.

5. Wanita bernama Sitti saera, usia 58 tahun, alamat di Onto, Kepulauan Selayar.

6. Pria bernama H Abd Rasyid, usia 60 tahun, alamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Benteng, Kepulauan Selayar.

7. Wanita bernama Rini Arianti, usia 29 tahun, alamat di Bonea, Kepulauan Selayar.

8. Laki-laki bernama Abisar, usia 2 tahun, alamat di Bonea atau anak dari Rini Arianti.

9. Wanita bernama Rosmiati, usia 40 tahun, alamat di Jalan Mangga, Benteng, Kepulauan Selayar.

10. Pria bernama Demma campong, usia 45 tahun, alamat di Kalaroi, Kecamatan Bonto Matene, Kepulauan Selayar.

11. Pria bernama Andi le’leng, usia 47 tahun, alamat di Baringan, Kecamatan Bonto Sikuyu, Kepulauan Selayar.

12. Pria bernama Syamsuddin, usia 50 tahun, alamat di Jalan Pierre Tendean nomor 6, Benteng, Kepulauan Selayar.

13. Pria bernama Hensi, usia 64 tahun, alamat di Baringan, Kecamatan Bonto Sikuyu, Kepulauan Selayar.

14. Wanita bernama Ati Mala, usia 58 tahun, alamat di Baringan, Kecamatan Bonto Sikuyu, Kepulauan Selayar.

15. Wanita bernama Denniamang, usia 72 tahun, alamat di Barat Lambongan, Kecamatan Bonto Matene, Kepulauan Selayar.

16. Wanita bernama Marwani, usia 40 tahun, alamat di Sappang Herlang Singa, Kabupaten Bulukumba.

17. Wanita bernama Hajjah Salmiah, usia 55 tahun, alamat di Kabupaten Sinjai.

18. Pria bernama A Abd Rasyid, usia 40 tahun, alamat di Jalan Pahlawan, Benteng, Kepulauan Selayar, namun memiliki keluarga di Pajjukukang, Kabupaten Bantaeng.

19. Pria bernama Suryono, usia 55 tahun, alamat di Bonehalang, Kepulauan Selayar.

20. Mayat perempuan, usia sekitar 3 tahun, tanpa identitas.

21. Laki-laki yang telah diambil keluarganya.

22. Laki-laki usia sekitar 2 tahun tanpa identitas.

Baca: Kronologi Lengkap Tenggelamnya Kapal Feri di Selayar, 25 Orang Tewas, 30 M Uang Gaji ke-13 Lenyap

23. Wanita usia sekitar 70 tahun tanpa identitas.

24.Wanita usia sekitar 35 tahun tanpa identitas.

25. Perempuan usia sekitar 20 tahun tanpa identitas.

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Ini videonya:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenhub: Kapal Feri Lestari Maju Sengaja Dikandaskan, Bukan Tenggelam"

= document.body.offsetHeight ) { var getLast = parseInt($("#latestul > div:last-child").attr("data-sort")); if(getLast < 150) { $("#latestul").append("
"); $(".loading").show(); var newlast = getLast; $.getJSON("http://api.tribunnews.com/ajax/latest_video/?callback=?", {start: newlast,categor:'',img:'thumb'}, function(data) { $.each(data.posts, function(key, val) { newlast = newlast + 1; if(val.video) { var vthumb = ""; var vtitle = " "; } else { var vthumb = ""; // ]]>
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help