DPRD Babel Akan Investigasi Langsung Pemangkasan Bukit Manunggal

Setelah mendengar hasil pertemuan ini kita menyimpulkan untuk membentuk tim investigasi dari Komisi III. Nanti tim ini akan turun

DPRD Babel Akan Investigasi Langsung Pemangkasan Bukit Manunggal
Bangka Pos / Hendra
DPRD Propinsi Kep. Bangka Belitung melakukan rapat dan audiensi bersama masyarakat Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah, dan instansi terkait soal pemangkasan dan penambangan batu Bukit Manunggal, Kamis (5/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- DPRD Kep. Bangka Belitung segera membentuk tim investigasi terkait pemangkasan Bukit Manunggal di Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.

Pembentukan tim ini dilakukan untuk mencari solusi terkait keluhan warga Desa Air Mesu, yang terkena dampak pemangkasan Bukit Manunggal.

Kemudian DPRD juga meminta agar pihak perusahaan untuk segera membayar klaim kerusakan yang ditimbulkan dari kegiatan pemangkasan Bukit Manunggal.

Hal ini disampaikan dalam rapat audiensi DPRD Babel, bersama dengan perwakilan masyarakat Desa Air Mesu, pihak perusahaan serta instansi terkait lainnya, di DPRD Babel, Kamis (5/7/2018).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, serta anggota dari Komisi III DPRD Babel.

“Setelah mendengar hasil pertemuan ini kita menyimpulkan untuk membentuk tim investigasi dari Komisi III. Nanti tim ini akan turun langsung untuk mengecek aktivitas pemangkasan bukit manunggal. Apakah memang memangkas atau menambang batu,” ujar Didit Srigusjaya.

Pihak-pihak terkait seperti Dinas ESDM, Dinas Perhubungan, BLH untuk bisa membantu tim investigasi dengan memberikan data-data konkrit.

Didit juga meminta pihak perusahaan untuk tidak membohongi lagi warga. Klaim ganti rugi rusaknya rumah warga karena aktivitas pemangkasan Bukit Manunggal segera terealisasi.

“Pertemuan dengan warga sudah dilakukan, tapi belum ada realiasasinya. Warga pun menuntut agar pihak perusahaan bertanggungjawab. Jangan PHP, pemberi harapan palsu kepada warga. Segera realiasasikan,” tegas Didit.

Perwakilan pihak perusahaan Yudi membenarkan bila pihak perusahaan akan bertanggungjawab sebagaimana yang dituntut oleh warga.

Mereka juga sudah melakukan pertemuan bersama dengan pihak-pihak terkait.

“Kami akan bertanggungjawab. Tapi kami masih mengumpulkan data-data yang terdampak. Dalam pertemuan sebelumnya juga ada batas waktu untuk kita mengumpulkan data-data yang terkena dampak,” kata Yudi.(*)

Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved