Harga Cabai di Pangkalpinang Rp 70.000/Kg, Nabila Unggah Status Begini di Facebook

Nabila langsung mengunggah status di akun facebook-nya saat mengetahui harga cabai rawit di pasaran Kota Pangkalpinang saat ini berada

Harga Cabai di Pangkalpinang Rp 70.000/Kg, Nabila Unggah Status Begini di Facebook
Bangka Pos/Dedi Qurniawan
Aktivitas pedagang di Pasar Pagi Pangkalpinang, Jumat (6/7/2018). Hari ini cabai rawit bertengger di kisaran harga Rp70 ribu per kilogram 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - ‎ ‎Nabila langsung mengunggah status di akun facebook-nya saat mengetahui harga cabai rawit di pasaran Kota Pangkalpinang saat ini berada di kisaran Rp 70 ribu per kilogram. Gara-gara harga cabai itu, dia jadi sedikit seperti senewen.

Padahal, menurut dia, harga cabai rawit sebelumnya hanya Rp45 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram per kilogram.

"Pulang dari pasar, Coi. Beli cabe, Coi. Cek harga Rp 70 ribu/kg, Coi. Mantab, Coi," tulis ibu satu anak ini di akun facebook-nya.‎

"Itu cabai rawit yang biasa, bukan cabai rawit kampung (lokal Bangka). Cabai rawit kampung biasanya lebih mahal lagi," kata Nabila saat dihubungi Bangka Pos‎, Juma‎t (6/7/2018) siang.

‎Pantauan Bangka Pos di sejumlah pedagang di Pasar Pagi dan Pasar Pembangunan, Kota Pangkalpinang, harga cabai memang bertengger di kisaran Rp 70 per kilogram. Harga naik dibandingkan tiga hingga lima hari yang lalu yakni hanya Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu per kg.

"Barangnya tidak ada. Pasokannya kurang. Sudah naik sejak tiga hari yang lalu" ujar Pian, pedagang di Pasar Pagi Pangkalpinang.‎

Adapun cabai rawit (lokal Bangka) dijual seharga Rp 85 ribu per kilogram. Harga ini disebut pedagang masih terhitung normal.

Bahan pokok lainnya seperti bawang (Rp ‎30 ribu per kg), cabai besar (Rp 30 ribu- Rp35 ribu per kg), juga disebut masih normal.

‎"Cabai rawit inilah yang naik. Penyebabnya barang kurang. Biasanya kalau mahal, barangnya kurang,"ujar Rahmat, pedagang lainnya di Pasar Pagi Pangkalpinang.

Kudun, pedagang di Pasar Pembangunan Pangkalpinang mengatakan, harga cabai rawit yang bertengger di kisaran Rp 70 ribu te‎lah berlangsung selama lima hari terakhir. Selain pasokan yang dinilai kurang, kualitas cabai rawit dari Pulau Jawa ini disebut agak kurang baik.

‎ "Sekarang ‎ Rp70 ribu. Sudah sekitar 5 hari. Sebelumnya sempat Rp 55 ribu. Ini cabai dari Jawa. Pasokannya kurang, tidak ada barang, kualitasnya juga agak kurang baik," kata Kudun.

Selain ikan, harga cabai selama ini diketahui satu di antara faktor penentu angka inflasi di Pangkalpinan-- yang juga selama ini diketahui termasuk daerah dengan angka inflasi tertinggi di Indonesia. Ibu kota Provinsi Bangka Belitung ini juga diketahui adalah titik wilayah pantauan inflasi nasional.‎‎

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved