Benarkah Orang Berkacamata Cenderung Pintar, Ini Hasil Penelitiannya!

Orang-orang yang memakai kacamata disebut-sebut lebih pintar daripada yang tidak menggunakan

Benarkah Orang Berkacamata Cenderung Pintar, Ini Hasil Penelitiannya!
http://tipsbusana.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM – Orang-orang yang memakai kacamata disebut-sebut lebih pintar daripada yang tidak menggunakan.

Pernyataan ini nampaknya memang klise, tapi siapa sangka bila kenyataannya memang benar.

Studi terbesar hingga saat ini menyelidiki dasar-dasar genetik kecerdasan menunjukkan, sebenarnya ada hubungan antara memakai kacamata (atau lensa kontak) dan fungsi kognitif, dengan orang-orang cerdas hampir 30%.

"Studi ini, studi genetik terbesar dari fungsi kognitif, telah mengidentifikasi banyak perbedaan genetik yang berkontribusi pada heritabilitas keterampilan berpikir," kata ahli statistik genetika, Gail Davies dari Universitas Edinburgh di Inggris.

Baca: Bertemu di Piala Dunia, Suami-Istri Ini Juga Bercerai saat Piala Dunia, Alasannya Geleng Kepala!

Sementara, stereotip lama tentang pemakai kacamata yang lebih cerdas didasarkan pada asumsi yang tidak didukung, seperti termasuk tipe orang 'culun' atau tidak mudah bergaul.

Saat ini ada data baru menunjukkan bahwa tidak ada kasus sebab-akibat yang sederhana.

Davies dan timnya menyisir informasi genetik lebih dari 300.000 orang yang dikumpulkan dari database genomik yang ada, peserta mengirimkan sampel untuk analisis DNA, menjawab kuesioner, dan menjalani tes yang dirancang untuk memberikan ukuran kemampuan kognitif umum mereka.

Ketika data genetika dianalisis, para peneliti menemukan 148 wilayah genome yang terkait dengan fungsi kognitif umum, termasuk 58 situs genom yang sebelumnya tidak terkait dengan kecerdasan.

Baca: Pesta Pertunangan Termewah di India, Hidangan Makanan Saja Bak Turun dari Langit Simak Videonya

Mereka juga menemukan 42 lokus genom yang terkait dengan waktu reaksi, 40 di antaranya baru bagi sains.

Dalam penelitian ini, peserta dari tiga kelompok yang ada semuanya keturunan Eropa dan berusia antara 16 dan 102, dan di antara kelompok ini, mereka yang menunjukkan kecerdasan yang lebih tinggi 28 persen lebih mungkin membutuhkan kacamata atau lensa kontak dan 32 persen lebih mungkin untuk menjadi picik.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help