Warga Negara Ini Rela Bayar Pelayat Profesional Untuk Menangis saat Pemakaman Keluarga

Beberapa orang Ghana bersedia membayar pelayat yang profesional untuk menangis atas nama mereka.

Warga Negara Ini Rela Bayar Pelayat Profesional Untuk Menangis saat Pemakaman Keluarga
gaulgelaa.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Pemakaman identik dengan air mata.

Tapi terkadang beberapa orang merasa sulit untuk menangis ketika orang-orang yang mereka cintai meninggal.

Alasannya mereka terlalu bersedih sehingga sudah tidak bisa menangis lagi.

Namun kejadian di Ghana ini jauh dari kata bersedih.

Baca: 4 Aplikasi yang Masih Satu Saudara dengan Tik Tok, Ini Fungsi dan Kelebihannya

Dilansir dari bbc.com, di Ghana ratapan dan dukacita adalah bagian besar dari sebuah pemakaman.

Sebab ini merupakan indikasi dari 'kedudukan sosial' yang telah meninggal atau betapa mereka dicintai oleh keluarga dan komunitas di sekitar mereka.

Jadi, tidak mengherankan bahwa beberapa orang Ghana bersedia membayar pelayat yang profesional untuk menangis atas nama mereka.

Ami Dokli, pemimpin salah satu dari beberapa kelompok pelayat profesional di Ghana, melakukan wawancara dengan BBC Afrika.

Dalam wawancaranya, dia mengatakan bahwa beberapa orang tidak dapat menangis pada pemakaman keluarga mereka.

Jadi mereka bergantung pada dirinya dan timnya untuk melakukan ratapan.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help