Komunitas

BIC, Wadah Pengusaha Muda Bangka Berkumpul

Awalnya tercetus ide membentuk komunitas karena sebagai salah satu wadah untuk bertemu dengan teman

BIC, Wadah Pengusaha Muda Bangka Berkumpul
Ist
Bangka Investor Club 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudha Palistian 


BANGKAPOS.COM, BANGKA--Bangka Investor Club (BIC) adalah sebuah komunitas para investor muda.

Komunitas ini berdiri pada Tanggal 5 juli 2017 lalu di Pulau Bangka. 

Pencetus utama berdirinya bernama, Joko Haryono, yang kesehariannya bekerja di PT Timah Tbk. 

"Awalnya tercetus ide membentuk komunitas karena sebagai salah satu wadah untuk bertemu dengan teman-teman dan rangka silahturrahmi kepada sesama," kata Joko, Jum'at (6/7). Komunitas yang beranggotakan 235 orang ini, terdiri dari berbagai macam usia dan profesi, seperti pekerja swasta, BUMN dan dari kalangan mahasiswa,.

Sekretaris BIC,  Mimi Asri menambahkan, beberapa program komunitas sudah dilaksanakan.

Program yang dimaksud antara lain, arisan saham

"Arisan saham ini sistemnya sama seperti arisan pada umumnya, cuma yang membedakan adalah uang dari hasil arisan ini untuk dibelikan saham," katanya, Jumat (6/7).

Mengenai jumlah saham yang dibeli tak menentu, tergantung harga saham di pasaran.

Selain itu,  komunitas sebagai wadah untuk para investor muda belajar bersama, serta membantu perekonomian di Bangka. BIC bukan sebuah komunitas formal dengan segala pembahasan yang rumit.

Namun para anggota BIC ini selalu berkumpul di tempat yang apik dan kekinian, seperti restoran hingga cafe yang sedang menjadi tren massa kini.

"Tidak selalu formal dengan segala pembahasannya, kami juga punya kegiatan asik seperti beberapa waktu lalu makan duren bersama, sharing antar sesama dan kiat menjadi investor muda. Karena kalau sudah ngumpul, pasti berbagai macam topik dibahas," tegas Mimi memastikan BIC sebagai wadah para investor muda yang ingin mengeluarkan potensinya dalam berbisnis, dan ikut mengembangkan perekonomian daerah.(*)


Penulis: Yudha Palistian
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help