Ini Keputusan Sentra Gakkumdu Kabupaten Belitung Terkait Laporan Hellyana

Sesuai dengan prosedur, setelah menerima laporan kami melakukan pleno menetapkan bahwa laporan itu

Ini Keputusan Sentra Gakkumdu Kabupaten Belitung Terkait Laporan Hellyana
Pos Belitung/Dede Suhendar
Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung Heikal Fackar. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Panwaslu Kabupaten Belitung, Polres Belitung dan Kejaksaan Negeri Belitung akhirnya menyatakan hasil rapat pembahasan terhadap laporan paslon Hellyana dan Junaidi Rachman yang masuk pada Senin (2/7/2018) lalu.

Klarifikasi telah dilakukan terhadap tujuh orang saksi pelapor ditambah saksi ahli dari KPU Kabupaten Belitung selama lima hari mulai dari 3-7 Juli 2018 lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut,  memutuskan bahwa laporan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan dengan nomor register 009 tidak cukup bukti dalam pemenuhan unsur yang disangkakan.

"Sesuai dengan prosedur, setelah menerima laporan kami melakukan pleno menetapkan bahwa laporan itu masuk kategori tindak pidana pemilihan. Dalam waktu 1x24 jam kami telah meneruskan laporan ini Sentra Gakkumdu untuk melakukan rapat pembahasan pertama," ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung Heikal Fackar didampingi dua anggotanya, Sabtu (7/7/2018) malam.

Ia menjelaskan pada rapat pembahasan pertama membahas terkait pasal yang disangkakan untuk kasus tersebut.

Kemudian ditetapkan Pasal 187 A, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Bupati dan Wakil Bupati.

Proses selanjutnya, Sentra Gakkumdu memiliki waktu tiga plus dua hari untuk melakukan klarifikasi terhadap para saksi.

"Kami telah mengklarifikasi 11 orang saksi termasuk pelapor dan terlapor ditambah satu saksi ahli yaitu Ketua KPU Kabupaten Belitung," katanya.

Pertama, kata dia, keterangan diambil dari tujuh saksi pelapor yang mengakui bahwa mereka menerima buku rekening dan kartu ATM Bank BRI serta kartu Sehati di posko pemenangan paslon BESAME.

Halaman
1234
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help