Korea Utara Sebut Amerika Serikat seperti 'Gangster'

Kementerian Luar Korea Utara (Korut) mengecam Sekretaris Negara AS, Mike Pompeo karena mencoba mendapatkan komitmen Pyongyang menindaklanjuti janji...

Korea Utara Sebut Amerika Serikat seperti 'Gangster'
AFP
Mike Pompeo tiba di lapangan terbang internasiol Nom Bar di Hanoi, 8 Juli 2018. 

PROSES damai antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara dilanda krisis, setelah Pyongyang menyuarakan kemarahannya dengan aksi 'gangster' Washington yang menuntutnya segera melakukan perlucutan senjata nuklir setelah dua hari negosiasi. 

Kementerian Luar Korea Utara (Korut) mengecam Sekretaris Negara AS, Mike Pompeo karena mencoba mendapatkan komitmen Pyongyang menindaklanjuti janji pemimpin negara itu, Kim Jong-Un dalam pertemuan puncak bulan lalu dengan Presiden Donald Trump untuk membebaskan senjata nuklir dari Semenanjung Korea. 

Kantor berita KCNA, sebagaimana dilansir melalui laman hmetro, menyiarkan pernyataan juru bicara kementerian yang mengatakan, Pompeo mengajukan tuntutan seperti 'gangster' dalam isu itu tanpa menawarkan langkah serupa dari AS.

"Tampaknya AS salah memahami sikap kita untuk mentoleransi dan merespon," katanya. 

Pyongyang menekankan, ia sudah menghancurkan sebuah situs pengujian nuklir - disebut Trump sebagai 'kemenangan untuk perdamaian' serta kesal karena Pompeo tidak bersedia memberi jaminan bahwa AS juga akan turut ambil langkah yang sama.

Ia menyiratkan arah Trump untuk menangguhkan latihan perang AS dan Korea Selatan sebagai langkah kosmetik dan dapat dikonversi setiap saat selain mengkritik konsultan AS yang tidak pernah menyebut soal mengakhiri perang Korea 1953 dengan perjanjian damai resmi.

Berbicara di Tokyo, Pompeo mengatakan, usahanya untuk mendesak Korea Utara melakukan pelucutan senjata mendapat dukungan masyarakat internasional.

"Jika permintaan itu dibuat seolah-olah seperti 'gangster', dunia memang seperti itu karena tidak ada keputusan bulat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bagaimana ia bisa dicapai," katanya.

Ketika menekankan sekali lagi bahwa negosiasi mencapai kemajuan, ia juga menegaskan bahwa belum ada sesuatu yang memungkinkan pembatasan atas Korea Utara dilonggarkan berhubung program senjata nuklirnya.

"Batasan akan dipertahankan sampai pelucutan senjata nuklir akhir seperti yang disetujui oleh Kim," kata Pompeo.

(*)

 

Penulis: asmadi
Editor: asmadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved