Ade Rai: Selalu Ada Waktu Untuk Sehat

Selalu ada waktu untuk masyarakat mempunyai pola hidup lebih sehat selama ada niatan. Meski, dewasa ini masyarakat cendrung berinvestasi

Ade Rai: Selalu Ada Waktu Untuk Sehat
Bangka Pos/Idandi Meika Jovanka
Sosialisasi program JKN-KIS bersama Brand Ambasaddor BPJS Kesehatan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Selalu ada waktu untuk masyarakat mempunyai pola hidup lebih sehat selama ada niatan. Meski, dewasa ini masyarakat cendrung berinvestasi terhadap tanah, saham, perhiasaan, dan lain tetapi lupa investasi terhadap organ tubuh. Hal itu disampaikan oleh Ade Rai saat ikuti sosialisasi program JKN-KIS bersama Brand Ambasaddor BPJS Kesehatan, Selasa (10/7/2018).

Ade Rai mengungkapkan sosialisasi hidup sehat bersama BPJS mencakup seluruh Indonesia. Seperti ke sejumlah Univesitas, komunitas, ASN, TNI, Polri, Pensiunan, dan kini ke perusahaan. Satu diantaranya, sosialisasi kesehatan di PT. Timah TBk guna meningkatkan kesadaran karyawan akan kesehatan. Sebab, kesehatan sangat relavan dengan tingkat produktivitas karyawan sehingga karyawan sehat maka perusahaan bertambah kuat.

Bagi Ade Rai, tantangan meningkatkan kecerdasan akan sehat adalah pemahaman masyarakat yang salah tentang memprioritaskan mempunyai biaya untuk kesakitan. Padahal, sakit itu tidak perlu dilalui dan dapat dihindari dengan pola hidut sehat. Sebagian besar masalah kesehatan disebabkan ulah manusia yang menyebabkan penyakit kronis dan berpotensi terhadap penyakit menular.

Lebih lanjut, ia mengatakan semua penyakit berawal dari obesitas karena faktor makan yang sembarangan. Sehingga, masyarakat tidak cerdas dalam kesehatan hanya bisa berangan-angan untuk sehat. Maka, diperlukan edukasi mendalam kepada mereka seperti hanya perlu laungkan waktu 6 menit perhati untuk melakukan 6 gerakan sederhana. Lalu, belajar paham jenis makanan dan nutrisi.

“Setiap tahun angka kesakitan di Indonesia meningkat dan biayanya merugikan negara, pemerintah, dan perusahaan. Tidak bijak jika kita berdiam diri dan harus mencari cara meningkatkan kesadaran masyarakat,” ungkap Ade Rai

Lalu,  menurut Ade Rai kesuksesaan seseorang terjadi jika jauh dari penyakit. Sebab, sebanyak apapun uang tidak bisa dinikmati sehingga sehat menjadi syarat segalanya.

“Orang-orang cendrung lupa dan sewenang-wenang terhadap sehat. Ingat, sehat menjadi tidak menarik selagi punya, tapi saat sehat tidak ada? Ia akan mahal dan susah didapat,” kata Ade Rai

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help