Temukan Batu Empedu Babi, Penduduk Desa di Cina Ini Mendadak Jadi Miliarder Baru

Benda yang amat langka itu, yang dikenal sebagai “bezoar”, adalah gumpalan yang terdiri atas rambut dan benda-benda tak tercerna ...

Temukan Batu Empedu Babi, Penduduk Desa di Cina Ini Mendadak Jadi Miliarder Baru
Intisari online
Penduduk desa ini menemukan batu empedu babi yang langka 

BANGKAPOS.COM -- Seorang penduduk desa di China langsung dinobatkan menjadi miliarder baru di negara tersebut setelah menemukan batu empedu babi secara tidak sengaja.

Menurut para ahli, jika dijual harga batu empedu babi itu bisa mencapai 450 ribu poundsterling (sekitar Rp8,1 miliar).

Benda yang amat langka itu, yang dikenal sebagai “bezoar”, adalah gumpalan yang terdiri atas rambut dan benda-benda tak tercerna lainnya yang biasanya ditemukan dalam sistem pencernaan si babi.

Praktisi pengobatan di China menyebutnya sebagai “Pig Treasure” alias “harta karun babi”.

Mereka juga percaya, produk yang terbuat dari bezoar dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Sebab itulah, batu empedu babi dianggap sebagai benda langka dan sangat berharga untuk dimiliki.

Baca: Luna Maya Ditanya Pilih Ayu Ting Ting atau Nagita, Jawabnya Malah Pakai Kata Dong

Baca: Kolam Berisi 3 Ton Cabai, Pria Ini Bawa Pulang Emas 24 karat Usai Makan 50 Cabai Tabasco

Si penduduk desa itu, Bo Chunlou namanya, menemukan bezoar berukuran panjang 4 inci dan lebar 2,7 inci pada Agustus 2017 lalu.

Bezoar pernah digunakan sebagai “obat ajaib” di Inggris pada 1600-an dan digunakan dalam pengobatan China hingga saat ini.

Waktu itu laki-laki 51 tahun tersebut sedang membantai seekor induk babi berusia 8 tahun di ladangnya di Ju County di kota Rizhao, Provinsi Shandong, China timur.

Babi dengan berat sekitar 250 kg itu punya batu empedu besar di dalam kandung empedunya saat ia terbunuh.

Tetangganya yang tahu segera mengatakan kepada Bo bahwa ia baru saja mendapatkan bahan obat yang amat bernilai.

Halaman
123
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved