Advertorial

Bupati Apresiasi TMMD di Bangka Tengah

Satu semangat dan aksi demi ibu pertiwi dan demi masyarakat yang sejahtera berdikari dalam satu wadah NKRI.

Bupati Apresiasi TMMD di Bangka Tengah
Ist

BANGKAPOS.COM- BUPATI Bangka Tengah Ibnu Saleh menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-102 dengan tema ‘Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial di SD Negeri 16 Desa Tanjung Pura, Kecamatan Sungaiselan, Selasa (10/7).

Satu semangat dan aksi demi ibu pertiwi dan demi masyarakat yang sejahtera berdikari dalam satu wadah NKRI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 045/Gaya Kolonel Dadang Arif Abddurrahman, Dandim 0413/Bangka Letkol Riski Budianto.
Dalam kesempatan itu, Bupati menjadi Inspektur Upacara dan mengucapkan apresiasi terhadap kerjasama pihak TNI AD dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

“Saya yakin dalam kebersamaan dan gotong royong yang terus kita kembangkan banyak kemudahan yang kita dapatkan untuk mengatasi persoalan kini dan yang ada didepan,” ujar Ibnu kepada wartawan, Selasa (10/7).
Ia menjelaskan bahwa TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa.

“TMMD telah membangun sarana prasarana fisik dan membangun potensi non fisik masyarakat Kabupaten Bangka Tengah khususnya masyarakat Desa Tanjung Pura,” jelasnya.
Dimana banyak kegiatan yang dikerjakan dalam kegiatan seperti membantu aksesibilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja juga bersekolah.

“Termasuk tempat ibadah, kegiatan sosial dan aktivitas lainnya, kemudian memugar RTLH, membangun jambanisasi ataupun sanitasi,” ucapnya.
Dengan dilaksanakan kegiatam ini, tentunya kata Ibnu Saleh bermanfaat untuk masyarakat agar hidup lebih layak dan sehat.

“Ini luar biasa di tengah upaya kita mengatasi persoalan kemiskinan Kabupaten Bateng yang angkanya masih cukup tinggi yaitu 6,07 persen pada tahun 2017,” lanjutnya.
Sementara itu Dandim 0413/Bangka Letkol Riski Budianto mengatakan bahwa kegiatan gotong royong dilakukan untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam hal mempermudah akses jalan.

“Melihat akses pendidikan, kesehatan dan informasinya sangat kurang, sehingga kami bekerjasama dengan pemda ingin membantu masyarakat agar cepat dan mudah mengakses karena ada warga yang sakit harus cepat diberikan pertolongan, karena kalau terlalu jauh jalannya akhirnya meninggal. Hal itu jangan sampai terjadi,” ujar Riski.

Ia mengharapkan bahwa dengan adanya kegiatan TMMD ini bisa membantu semua lini baik kesehatan, pendidikan dan hal lainnya.

“Akses jalan ini diharapkan bisa membantu akses kesehatan, pendidikan, yang sakit agar cepat tertolong, dan anak sekolah tidak usah ngekos jauh dari orangtua karena sangat berisiko,” lanjutnya.
Ia menambahkan sebanyak 150 personel diturunkan dalam pelaksanaan TMMD tahun ini. (adv)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help