Sebarkan Ujaran Kebencian, Rizki Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp.100 juta

Terdakwa ditangkap karena kasus ujaran kebencian yang dilakukannya sejak tanggal 23 Januari 2017

Sebarkan Ujaran Kebencian, Rizki Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp.100 juta
Bangkapos/Adinda Rizki Amanda
Terdakwa saat akan keluar dari ruang persidangan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA -  Sidang atas nama terdakwa Rizky Surya Darma kembali digelar.

Terdakwa ditangkap karena kasus ujaran kebencian yang dilakukannya sejak tanggal 23 Januari 2017.

Pada tanggal 23 Januari 2017, terdakwa membagikan postingan di grup cyber elite yang beranggotakan 38 orang, Rabu (11/7/2018).

Salah satu postingan terdakwa ada membahas hutang luar negeri, Komunis, NKRI hingga dianggap rasis sebab menyudutkan salah satu Paslon yang beda agama.

Terdata postingan terdakwa dilakukan mulai tanggal 23 Januari 2017, 10 April 2017, 25 September 2017, 16 dan 19 Oktober 2017 dan 17 November.

Akibat perbuatannya terdakwa dituntut hukuman kurungan penjara selama 2 tahun dengan denda Rp.100 juta.

"Saudara dituntut oleh jaksa penuntut umum 2 tahun penjara dan denda Rp. 100 juta apabila denda tidak bayar maka diganti denda penjara selama 6 bulan"jelas ketua hakim Sri Endang dihadapan terdakwa.

Mendengar hal itu, terdakwa menyampaikan pembelaannya secara lisan dihadapan JPU dan majelis hakim.

"Mohon saya diberikan hukuman yang seringan ringannya saya menyesal atas perbuatan yang saya lakukan"ungkap terdakwa rizky.

Menanggapi pembelaan terdakwa, jaksa penuntut umum Ferdiyan tetap pada pembelaannya.

"Saya tetap pada tuntutan yang mulia" kata Ferdiyan dihadapan majelis hakim.

Sidang ditunda hingga tanggal 18 Juli 2018. Sidang dipimpin oleh ketua hakim Sri Endang dan didampingi anggota hakim Corry Oktarina dan Siti Hajar Siregar di ruang Tirta PN Pangkalpinang.(*)

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved