Soal Dugaan Malpraktik Khitan, Bupati Bateng Panggil Kepala RSUD Bateng

Saya akan panggil dulu kepala rumah sakitnya untuk mendapatkan informasi memberikan jalan keluar agar pelayanan lebih baik kedepan

Soal Dugaan Malpraktik Khitan, Bupati Bateng Panggil Kepala RSUD Bateng
Bangkapos/Riki Pratama
Bupati Bateng Ibnu Saleh 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Kasus diduga malpraktek yang menimpa Raihan Karomi bocah tujuh tahun yang terus kesakitan serta pendarahan usai disunat di RSUD Bangka Tengah, pada Jumat (6/7/2018) mendapat sorotan dari Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh.

Orang nomer satu di Bangka Tengah ini berjanji akan memanggil kepala Direktur RSUD untuk menanyakan permasalahan yang terjadi terhadap pasien sunat di RSUD.

"Saya belum mendengar akan kroscek tentu untuk segra agar memberikan pelayanan yang maksimal ke seluruh pasien yang datang, jangan sampai ada kesalahan dalam melaksanakan tugas," jelas Ibnu kepada wartawan, Rabu (11/7/2018).

Ia menambahkan bahwa, dirinya akan memanggil Direktur RSUD untuk menanyakan apa sebenarnya yang terjadi, dan memberikan jalan keluar untuk menyelesaikanya.

"Saya akan panggil dulu kepala rumah sakitnya untuk mendapatkan informasi memberikan jalan keluar agar pelayanan lebih baik kedepan,"tukasnya.

Diberitakan sebelumnya Sandi (36) warga Kelurahan Koba, jalan Kampung Tengah RT 5, Kabupaten Bangka Tengah menjadi korban diduga Malpraktek sunat atau khitan anaknya di UGD RSUD Bateng, pada Jumat (6/7/2018).

Dimana anaknya Raihan Karomi (7) mengalami pendarahan di bagian kelaminya usai melakukan sunat di UGD RSUD Bateng, parahnya lagi kelamin Raihan sempat menghitam setelah beberapa hari selesai di sunat.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help