TBS dan Harga Lada Menurun, Sufiyan Minta Pemkab Bangka Carikan Solusi

Pemerintah Kabupaten Bangka diminta mencari solusi terhadap menurunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani.

TBS dan Harga Lada Menurun, Sufiyan Minta Pemkab Bangka Carikan Solusi
Istimewa
Sufiyan (baju hitam)

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka diminta mencari solusi terhadap menurunnya harga Tandan Buah Sawit (TBS) di tingkat petani.

Pasalnya sudah dua bulan kondisi ini berlangsung akibat melimpahnya hasil sawit para petani mandiri sehingga pabrik kelapa sawit tidak bisa menampung semua TBS ditingkat pengepul.

Kondisi ini mengakibatnya harga TBS turun drastis dari Rp 1.200 menjadi Rp 600 sampai 700 perkilogram sehingga para petani kurang diuntungkan dengan ada permasalahan tersebut.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Partai Demokrat Sufiyan yang juga Anggota komisi 2 DPRD Bangka, Rabu (11/7/2018) kepada bangkapos.com melalui whatsapp (WA).

Untuk itu Sufiyan mendesak dinas terkait memanggil semua stake holder (pihak pabrik kelapa sawit, pihak koperasi, pihak kelompok tani) untuk mencari solusi jangka pendek agar para petani bisa menjaga tingkat daya beli untuk menopang kehidupan sehari hari.

Selain itu terkait masalah harga lada yang juga turun drastis dimusim panen ini, Sufiyan yang juga mantan aktivis serikat pekerja ini menyarankan kepada Pemkab Bangka untuk menjajaki pasar domistik disamping pasar ekspor yg selama ini menjadi ketergantungan dalam memasarkan produk lada melalui koperasi.

"Kebijakan resi gudang yang digalakan pemerintah provinsi belum mampu mendongkrak harga lada," ungkap Sufiyan.

Untuk itu diharapkan pemerintah daerah tidak pernah berhenti berikhtiar membela kepentingan petani.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved