Ahok Menolak Keluar Penjara Lebih Cepat Karena Tidak Mau Bebas Bersyarat, Maunya Bebas Murni

Ahok Menolak Keluar Penjara Lebih Cepat Karena Tidak Mau Bebas Bersyarat, Maunya Bebas Murni

Ahok Menolak Keluar Penjara Lebih Cepat Karena Tidak Mau Bebas Bersyarat, Maunya Bebas Murni
Instagram/ fifiletytjahajapurnama
Capture instagram Fifi Lety Purnama 

BANGKAPOS.COM -- Kabar mengejutkan datang dari pengacara Fifi Lety Tjahaya Purnama. Ia mengabarkan jika kakaknya yang merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok menolak keluar penjara lebih cepat.

Melalui akun instagram miliknya pada Rabu (11/7/2018) malam, Fifi mengabarkan kabar tersebut.

"Hari ini ramai wa dan tlp semua tanya hal Yg sama, apa betul sebenarnya Pak Ahok bisa bebas bersyarat bulan Agustus? Jawabnya Iya benar tetapi beliau @basukibtp putuskan utk tdk ambil. Biar tunggu sampai bebas murni saja," tulis Fifi.

Ia mengatakan, soal kapan Ahok bisa bebas murni, Fifi mengatakan pihaknya baru bisa memprediksi pada Agustus nanti.

Menurut Fifi, hukuman pada kakaknya bisa berkurang jika mendapat remisi.

"Soal hitungan bebas murni Nanti lah awal Agustus uda dapat kepastian hitungannya, karena tergantung dapat remisi berapa bulan baru lah saya post lagi ya Di sini. Silakan di tunggu aja dan Yg mau kutip silakan saja. Oh ya bagi Yg ngotot uda hitung2 ya Aku pikir Daripada berandai2 kita tunggu aja hitungan Yg pasti di agustus. Trims ya Atas semua perhatian dan doanya. Gbu all #ahokers #ahokbebas #basukibtp," tulis Fifi.

Dilansir bbc pada berita yang terbit 19 Desember 2017 berjudul 'Ahok bisa bebas pertengahan tahun depan', mantan Gubernur DKI Jakarta itu bisa bebas pertengahan 2018, ini karena Ahok mendapatkan remisi Natal dan 17 Agustus, plus ketentuan menjalani dua pertiga hukuman, kata pengacaranya, I Wayan Sudirta.

Ia menjelaskan, dalam Keppres itu, remisi khusus, minimum 15 hari diberikan kepada narapidana yang merayakan hari besar keagamaan dan sudah menjalankan hukuman setidaknya selama enam bulan.

Remisi umum ini syaratnya, sudah menjalani satu tahun penjara. Karenanya, pada 17 Agustus lalu, kendati sebagian terpidana kasus korupsi dan terorisme mendapat pengurangan hukuman, Ahok tidak mendapatkannya.

Karena Ahok baru masuk penjara pada 9 Mei, 2017, pada hari ia divonis dua tahun penjara untuk dakwaan penodaan agama.

Halaman
12
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help