DLH Babel Belum Bisa Memastikan Penyebab Pencemaran Limbah Minyak di Pantai Batu Bedaun

Kepala Seksi Penegakan Hukum lembah B3 dan Pengaduan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

DLH Babel Belum Bisa Memastikan Penyebab Pencemaran Limbah Minyak di Pantai Batu Bedaun
Istimewa
Pencemaran limbah minyak di Pantai Batu Bedaun. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Seksi Penegakan Hukum lembah B3 dan Pengaduan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budiman Syahbani mengatakan pihaknya belum dapat memastikan sumber pencemaran limbah minyak yang terjadi di Pantai Batu Bedaun dan Pantai Teluk Putat, Sungailiat, Bangka.

Budiman menyebutkan Selasa (10/7) pihaknya sudah turun ke lokasi, paska mendapatkan laporan pada Senin (9/7). Sayangnya, menurutnya ketika tim turun ke lapangan limbah yang diduga minyak mentah itu sudah tidak ada lagi di pinggir pantai. Pihaknya, memprediksikan ini terbawa ombak.

Informasi yang dihimpun pihaknya dari masyarakat sekitar, ini merupakan kali ketiganya kemunculan di limbah minyak di kawasan pantai itu.

"Selasa kita sudah turun bersama DLH kabupaten juga sudah turun, cuma pas kita kesana pagi harinya itu pantai itu sudah clear, enggak ada. Tapi di Teluk Pukatnya masih ada bekas seperti aspal dan kami menduga itu minyak mentah. Dan kita korek ke dalam lapisan pasir ini memang ada minyaknya, kita ambil sampel air lautnya untuk uji ini," katanya, Kamis (12/7/2018).

Lebih lanjut, ia mengutarakan kondisi laut yang dinamis membuat ombak membawa limbah minyak ini terbawa.

"Sumber spesifik belum bisa menentukan, kondisi laut kan dinamis ombak membawa limbah ini makanya kadang hilang kadang muncul, mungkin terbawa ombak karena dinamis ini kan sifatnya menggulung dan kita enggak tau larinya kemana," katanya.

Menurutnya, hasil uji air laut ini belum selesai. Sehingga pihaknya belum dapat memastikan hal ini.

"Belum ada hasilnya," ujarnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved