Home »

News

» Sains

Gunung Agung Meletus, NASA Sebut Berita Bahagia Untuk Umat Manusia, Kok Bisa, Ternyata Ini Alasannya

Saat ini, warga Bali tengah siaga satu. Sebab, Gunung Agung dilaporkan kembali meletus

Gunung Agung Meletus, NASA Sebut Berita Bahagia Untuk Umat Manusia, Kok Bisa, Ternyata Ini Alasannya
Gunung Agung kembali meletus 

Pada gilirannya, aerosol itu memantulkan dan menyebarkan sinar matahari ke bumi.

Sejumlah besar aerosol memantulkan cahaya yang cukup jauh dari bumi sehingga suhu global rata-rata turun satu derajat Fahrenheit selama beberapa tahun.

Letusan seperti ini, menurut The New York Times, adalah influencer alami bumi.

Baca: Via Vallen Lewat Jalan Ini Selalu Berhenti, Katanya Nostalgia dan Kangen, Ternyata Ini Alasannya

Para ilmuwan berharap mereka dapat memanfaatkan letusan ini untuk mempelajari peristiwa besar berikutnya—dan berpotensi menyelamatkan planet ini dari serangkaian dahsyat yang mengerikan.

Menurut para ilmuwan itu, letusan Gunung Agung identik dengan Pinatubo. Itulah sebanya NASA berharap bisa mengirim balon ke udara yang dilengkapi perangkat untuk mengukur dampak letusan gunung berapi di atmosfer bumi.

NASA berharap bisa mempelajari efeknya selama bertahun-tahun yang akan datang.

Jika letusan Gunung Api bisa sebesar letusan tahun 1963, ia bisa memompa cukup belerang dioksida ke atmosfer untuk menghasilkan efek pendingin yang signifikan meski pada awalnya akan merusak lapisan ozon.

Baca: Dahulu Biji Kakao Jadi Mata Uang Beharga yang Dijadikan Minuman Mahal Bagi Bangsawan Eropa

Tapi masalahnya, para peneliti itu tidak tahu persis kapan Gunung Agung meletus dengan letusan besar. (Moh Habib Asyhad)

Editor: zulkodri
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help