KPAD Babel Sebut Peran Orangtua Dibutuhkan Untuk Cegah Perceraian

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Wilayah Babel, Sapta Qodri, mengatakan peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mencegah perceraian

KPAD Babel Sebut Peran Orangtua Dibutuhkan Untuk Cegah Perceraian
bangkapos.com
Sapta Qodria Muafi 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD)  Wilayah Babel, Sapta Qodri, mengatakan peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mencegah perceraian, terkadang melihat calon anaknya mempunyai ekonomi lebih sehingga orangtua terlalu cepat untuk menikahi anaknya, Kamis (12/7/2018).

"Inilah dikemudian hari anak di perlakukan tidak layaknya seorang istri kemudian mengajukan cerai atau pisah. Padahal mereka belum memahami janji seorang istri atau suami dalam perkawinan seperti apa," tuturnya.

Ia pun menambahkan,  yang menjadi kendala karena di dalam pasal 26 UU perlindungan anak bahwa kewajiban orang tua selain membesarkan anak, mencerdaskan anak memperhatikan tumbuh kembang anak juga mencegah perkawinan usia dini.

"Hal ini sering belum terealisasi karena terkendala oleh pergaulan anak terlalu bebas hingga kurang pantauan, sehingga menyebabkan hamil di usia dini dan di paksakan kawin, padahal umur mereka belum matang untuk berumah tangga," jelas sapta.

Akibatnya, mereka ada perbedaan pendapat sedikit sudah mudah untuk mengatakan pisah atau cerai. Ada juga yang beralasan kan karena faktor ekonomi.

"Kami menghimbau kepada orang tua lebih peka terhadap pergaulan anak dan masa depan anak terlebih bila anak di bekali ilmu pendidikan akan lebih  menjamin kehidupan kedepannya," tutupnya.

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help