Tubuh Rizki Ahmad yang Terbujur Kaku Disandingkan Bersama King Cobra yang Membunuhnya, Ini Alasannya

Tubuh Rizki Ahmad yang Terbujur Kaku Disandingkan Bersama King Cobra yang Membunuhnya, Ini Alasannya

Tubuh Rizki Ahmad yang Terbujur Kaku Disandingkan Bersama King Cobra yang Membunuhnya, Ini Alasannya
Facebook
Rizki Ahmad (19), warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah, saat masih hidup, sebelum tewas dipatuk king cobra piaraannya sendiri pada Minggu (8/7/2018). 

“Kalau memang saja pihak keluarga meyakini ritual ini bisa menyembuhkan, ya kita tidak bisa melarang. Namun kalau memang tidak membawa ke arah yang baik dan pasti, kami juga berharap jangan terlalu lama, kasihan Rizki,” kata Heri di rumah orangtua Rizki, Rabu (11/7/2018).

Dalam ritual kali ini, tidak satupun pihak keluarga yang bersedia dimintai keterangan.

Awak media dan masyarakat umum dilarang untuk mengambil foto serta mendokumentasikan seluruh ritual yang sedang berjalan dalam upaya menyembuhkan Rizki Ahmad usai dinyatakan meninggal dunia dipatuk ular king cobra.

Baru Dua Bulan Dipelihara

 Rizki Ahmad, remaja yang meninggal karena digigit ular King Cobra peliharaannya dikenal sosok yang pemberani. Ia memlihara sejumlah ular, satu di antaranya King Cobra yang ditangkap saat banjir dua bulan lalu.

Sosok Rizki Ahmad, pria berumur 19 tahun yang selama ini sering membawa ular piaraanya di lokasi keramaian seperti di Kawasan Bundaran Besar dan Taman Pasok Kameloh bawah Jembatan Kahayan Palangkaraya, memang dikenal berani dengan binatang melata tersebut.

Dia memang memelihara beberapa ular seperti Ular Piton dan jenis ular lainnya, termasuk King Cobra yang ditangkapnya ketika banjir melanda bantaran Sungai Kahayan, akibat meluapnya sungai tersebut, Rabu (2/5/2018) lalu.

Anggota Tagana Palangkaraya, Sugeng Wahono, Minggu (8/7/2018) mengatakan, dia bersama korban Rizki Ahmad berusaha melepas ular King Cobra yang saat itu terperangkap di jala bawah rumah warga yang dilanda banjir.

"Saat menangkap ular King Cobra yang terperangkap banjir saat itu, dia memang tidak terlihat rasa takut, bahkan kami diminta membentangkan King Cobra tersebut, di tengah banjir selutut anak-anak saat itu," ujarnya.

Saat itu, rencanannya ular tangkapan Rizki memang ingin diserahkan ke BKSDA, tetapi belakangan korban ingin memeliharanya sendiri.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help