Waspada Ditemukan Ikan Singkur dan Anggur Mengandung Formalin di Sungailiat

Dinas Pangan Kabupaten Bangka bersama Satpol PP Kabupaten Bangka dan UPT Pasar, Kamis (12/7/2018) melakukan sosialisasi dan pemantauan

Waspada Ditemukan Ikan Singkur dan Anggur Mengandung Formalin di Sungailiat
Istimewa
Hasil pemeriksaan dari Dinas Pangan Kabupaten Bangka bersama Satpol PP Kabupaten Bangka dan UPT Pasar, Kamis (12/7/2018) di Pasar Kite Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Dinas Pangan Kabupaten Bangka bersama Satpol PP Kabupaten Bangka dan UPT Pasar, Kamis (12/7/2018) melakukan sosialisasi dan pemantauan terhadap para pedagang di Pasar Sungailiat yang terindikasi menggunakan bahan berbahaya pada dagangannya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan ditemukan indikasi ada pengunaan formalin pada Ikan Singkur dan buah anggur di Pasar Kite Sungailiat.

"Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan ada satu pedagang ikan singkur dan pedagang buah anggur di indikasi hasil tes dari dinas pangan. Hari ini kita mendampingi tim untuk menanggil pedagang yang diduga terindikasi mengunakan formalin tersebut," ungkap Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman, Jumat (13/7/2018) kepada bangkapos.com.

Menurutnya ikan yang diduga mengandung formalin tersebut berasal ikan dari luar Bangka. Ikan-ikan dari luar Bangka ini masuk pada saat musim angim kencang.

Sedangkan untuk buah anggur memang berasal dari buah luaryang sudah lama dan tahan lama.

"Kita mengawasi jangan sampai konsumen dirugikan. Apalagi bisa menyebabkan gangguan kesehatan," tegas Suherman.

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut pihaknya bersama Dinas Pangan Kabupaten Bangka akan melakukan periksaan di semua pasar karena disinyalir distibusi ikan dan buah tersebut dilakukan oleh distributor yang sama.

Oleh karena itu Suherman mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati memilih pangan yang akan dikonsumsi.

"Kosumen harus hati-hati dan pintar memilih atau sebelum membeli. Seperti ikan kalau lagi musim angin kencang ikan ini masuk dan harga agak murah dibadingkan dengan ikan yang sama. Bisa dibandingkan dan bisa kita lihat karena ikan ini tidak umum tidak seperti ikan oleh nelayan lokal," ingat Suherman.

Begitu juga untuk buah harus hati-hati apalagi buah luar Bangka yang sudah lama tidak busuk perlu dicurigai.

"Kita bersama Tim Pangan Bangka akan mengecek semua pasar di Kabupaten Bangka. Ke dua pedagang dipanggil ke kantor UPT Pasar diperiksa dan menandatangani perjanjian. Diberi teguran keras apabila mengulangi lagi akan dikenakan pidana dan bisa di cabut izin tempat berjualannya," tegas Suherman.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved